Pembagian Bantuan Beras 10 Kg di Palabuan Majalengka Timbulkan Kerumunan

Bima Bagaskara - detikNews
Kamis, 05 Agu 2021 11:54 WIB
Warga Majalengka antre untuk mendapat bantuan beras 10 Kg.
Foto: Antrean hingga kerumunan terjadi saat pembagian bantuan beras 10 Kg di Majalengka (Bima Bagaskara/detikcom).
Majalengka -

Antrean panjang terjadi saat ratusan warga di Desa Palabuan, Kecamatan Sukahaji, Kabupaten Majalengka ingin mendapatkan bantuan beras 10 kilogram. Mereka menggeruduk kantor desa setempat hingga menimbulkan kerumunan.

Dilihat detikcom ,Kamis (5/8/2021) sekitar pukul 10.00 WIB, ratusan warga ini datang sejak pagi hari di Kantor Desa Palabuan. Warga rela mengantre demi mendapat bantuan sosial berupa beras medium dari pemerintah.

Meski mayoritas warga yang datang terlihat menggunakan masker, namun kerumunan tidak bisa terhindarkan dalam antrean tersebut. Banyaknya warga yang datang di waktu bersamaan jadi penyebab terjadinya kerumunan.

Muhaimin, Pamong Desa Palabuan mengakui sulit mengatur warga yang datang untuk mendapat bantuan beras agar bisa menjaga jarak. Meski telah memberikan imbauan agar bisa menjaga jarak namun banyaknya warga yang datang membuat pihaknya kewalahan.

"Iya agak susah untuk mengatur, kalau masker semua pakai cuma untuk jaga jarak ini agak susah. Dari pagi sudah disosialisasikan tapi emang karena banyak banget kita kesulitan," kata Muhaimin saat diwawancarai awak media.

Menurut Muhaimin pihaknya juga telah meminta bantuan kepolisian agar bisa mengimbau warga untuk menjaga jarak. "Kita juga sudah minta bantuan ke polisi untuk datang ke sini mengimbau ke masyarakat," lanjutnya.

Dia menambahkan di Desa Palabuan tercatat ada 654 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang mendapat bantuan beras 10 kilogram. Sementara proses pemberian bantuan hanya dilakukan pada hari ini hingga pukul 16.00 WIB nanti.

"Pembagiannya cuma sehari, hari ini aja jam 8 pagi sampai 4 sore. Total ada 654 KPM di Desa Palabuan yang dapat bantuan beras," ujarnya.

Sementara itu Esih Sukaesih (32), salah seorang penerima mengungkapkan sengaja datang pagi-pagi untuk mengantre mendapat bantuan beras 10 kilogram. Namun, ia terkejut jika sejak pagi hari warga yang datang sudah sangat banyak.

"Iya padahal pagi-pagi datangnya biar enggak antre panjang, tapi gak taunya udah banyak yang datang jadi tetep antri lama. Tapi Alhamdulilah dapat bantuan ini (beras), buat makan," ucap Esih.

(mso/mso)