10 Ribu Pelamar Lolos Administrasi CPNS Karawang

Yuda Febrian Silitonga - detikNews
Kamis, 05 Agu 2021 11:04 WIB
Ilustrasi Tes CPNS
Foto: Ilustrasi/Luthfy Syahban
Karawang -

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKSDM) Kabupaten Karawang Asep Aang Rahmatulah mengungkapkan total ada sebanyak 15.065 pelamar yang membuat akun pendaftaran CPNS 2021. Dari jumlah tersebut hanya ada 10 ribu pelamar yang dinyatakan lolos tahapan administrasi

"Jadi yang lolos seleksi administrasi itu kisaran 10.000 pelamar, dari keseluruhan yang membuat akun, ada 15.065," kata Aang saat diwawancarai melalui telepon selular, Kamis (5/8/2021).

Dia menjelaskan peserta yang dinyatakan lulus seleksi administrasi pengadaan CPNS dan PPPK untuk jabatan fungsional, telah diumumkan pada Senin (2/8) kemarin. Saat ini, kata dia, sedang memasuki tahapan masa sanggah.

"Jadi, Senin kemarin sudah diumumkan yang lolos seleksi administrasi, kemudian saat ini memasuki tahapan masa sanggah sesuai ketentuan Badan Kepegawaian Negara itu sampai 3 (tiga) hari kalender setelah pengumuman hasil seleksi administrasi," ungkapnya.

Menurutnya, masa sanggah adalah waktu pengajuan sanggah yang diberikan kepada pelamar yang keberatan dengan hasil yang diterima.

"Waktu tanggapan sanggah oleh instansi untuk memverifikasi kembali kesesuaian persyaratan umum dan khusus yang ditetapkan instansi dengan dokumen persyaratan yang diajukan pelamar sampai dengan penetapan keputusan sanggah. Apabila setelah dilakukan pengumuman seleksi administrasi terdapat pelamar yang keberatan terhadap hasil keputusan Instansi, pelamar dapat mengajukan sanggahan paling lama 3 (tiga) hari kalender setelah pengumuman hasil seleksi administrasi dengan login ke halaman SSCN di https://sscasn.bkn.go.id, lalu mengisikan sanggahan dengan menjabarkan kronologisnya," ucapnya.

Menurutnya, masa sanggah hanya untuk menyanggah hasil verifikasi administrasi Tidak Memenuhi Syarat (TMS) yang bukan disebabkan karena kesalahan pelamar. "Jadi masa sanggah bukan untuk memperbaiki kesalahan karena ketidaktelitian pelamar CPNS 2021," ungkapnya.