Ini Kronologi Pembunuhan Wanita yang Mayatnya Terbungkus Karpet di Serang

Rifat Alhamidi - detikNews
Rabu, 04 Agu 2021 22:12 WIB
Ekspose kasus pembunuhan wanita terbungkus karpet di Serang
Foto: Ekspose pembunuhann di Serang (Rifat Alhamidi/detikcom).
Serang -

Teka-teki penemuan mayat tanpa identitas yang terbungkus karpet dan dikubur di gundukan pasir di wilayah Cikande, Serang, Banten akhirnya terungkap. Mayat yang menggunakan kaos berwarna hitam bertuliskan 'Someone you loved' dan dirangkap kemeja kotak-kotak ini ternyata merupakan korban pembunuhan.

Polisi sudah membekuk kedua tersangka yang telah melakukan aksi pembunuhan itu. Keduanya yakni Hadi Harianto (38) dan Muhammad Halimi (29) yang tak lain merupakan supir dan kondektur truk pasir yang menurunkan muatannya di lokasi penemuan mayat tersebut.

"Pelakunya sudah kami amankan dan mereka mengakui perbuatannya," kata Kapolres Serang AKBP Mariyono saat rilis ungkap kasus di Serang, Banten, Rabu (4/8/2021).

Aksi pembunuhan ini bermula saat Hadi dan Halimi hendak mengambil orderan muatan pasir ke wilayah Cilegon pada Minggu (25/7/2021) dini hari. Saat mereka berhenti untuk mengisi bahan bakar sekira pukul 02.15 WIB, korban datang dan meminta diantarkan ke wilayah Kota Serang. Karena tergiur paras cantiknya, kedua tesangka pun tanpa pikir panjang langsung bersedia mengantarkan korban ke tempat tujuannya.

Belum lama melakukan perjalanan, Hadi ternyata terpancing birahinya. Saat itu, Hadi mencoba mencium pipi korban yang kebetulan duduk di tengah-tengah kedua tersangka. Sontak, upaya Hadi yang mau melancarkan ciuman tersebut mendapat penolakan hingga membuat korban berontak.

"Korban berontak terus berteriak karena mau diperkosa, mereka berdua ini spontan membekap korban selama 20 menit hingga meninggal," terangnya.

Setelah memastikan korban tak bernyawa, kedua tersangka berhenti di depan RS Sari Asih Kota Serang untuk memindahkan jasadnya ke bak belakang truk sekira pukul 03.00 WIB. Di lokasi tersebut, tersangka menemukan karpet berwarna merah yang lalu digunakan untuk membungkus jasad korban supaya tidak dicurigai oleh orang lain.

Keduanya lalu melanjutkan perjalanan ke daerah Cilegon untuk mengambil orderan pasir mereka. Sadisnya, pasir yang mereka muat pun digunakan untuk mengubur jasad korban di atas bak truk lalu dibawa ke wilayah Cikande pada pagi harinya.

"Setelah korban meninggal, salah satu tersangka yaitu Halimi menemukan dompet yang berisi sejumlah uang. Dia lalu nanya ke rekannya mau disimpan dimana uang ini, kata si Hadi simpan aja di kemaluan korban, kemudian dompetnya yang menyisakan kartu identitas korban ini di buang," tutur Mariyono menirukan percakapan kedua tersangka usai melakukan eksekusi pembunuhan.

Mayat wanita tanpa identitas ini pun kemudian menggegerkan warga di daerah Cikande, Kabupaten Serang, Banten. Saat ditemukan pada Selasa (27/7/2021), mayat tersebut dalam posisi terkubur di gundukan pasir dan dibungkus karpet berwarna merah.

Begitu dilakukan penyelidikan, ditemukan rekaman CCTV yang memperlihatkan kedua tersangka ini sedang menurunkan pasir di lokasi kejadian pada Minggu (25/7/2021). Meski sempat tak mengakui perbuatannya, polisi akhirnya bisa membekuk Hadi dan Halimi ini setelah mereka tidak bisa mengelak lagi begitu ditunjukan bukti rekaman tersebut.

"Sebelumnya kan kita kan sudah tahu mobilnya yang digunakan untuk menurunkan pasir itu yang mana, kemudian kita periksa sopir sama keneknya. Waktu itu, kita belum tahu siapa pelakunya.

Kemudian kita gali keterangannya karena mereka awalnya tidak mengaku, tapi setelah kita tunjukan bukti rekaman CCTV, kedua tersangka ini tidak bisa mengelak lagi," pungkasnya.

Keduanya pun kini sudah ditahan di Mapolres Serang. Mereka terancam dijerat Pasal 338 KUHP tentang Pembuhunan dengan ancaman 15 tahun kurungan penjara.

(mso/mso)