Terima Bantuan, Bandung Zoo Batal Potong Rusa untuk Pakan Harimau

Wisma Putra - detikNews
Minggu, 01 Agu 2021 17:37 WIB
Kebun Binatang Bandung dibuka
Foto: Kebun Binatang Bandung (Siti Fatimah/detikcom)
Bandung -

Bandung Zoo Logical Garden atau Kebun Binatang Kota Bandung batal melakukan memotong angsa hingga rusa untuk pakan macan tutul hingga harimau Sumatera. Rencana itu disiapkan untuk mengantisipasi kritis pakan untuk satwa imbas ditutupnya tempat wisata tersebut selama PPKM.

Kondisi mengkhawatirkan yang dialami Kebun Binatang Bandung membuat sejumlah pihak turun memberikan bantuan. Mulai dari sayuran hingga daging untuk pakan satwa.

Seperti diketahui, dana pakan satwa Kebun Binatang Bandung hanya tersisa hingga bulan ini saja. Hal tersebut terjadi, akibat penutupan obyek wisata ini yang dilakukan sejak diterapkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat hingga Level 4, sehingga tidak ada lagi pemasukan sepeserpun.

"Bazoga mendapat beberapa donasi, dari Kepala Dinas Kehutanan Epi Kustiawan menyerahkan sejumlah sayur-sayuran. Ada juga dari Lazis Darul Hikam Peduli yang mendonasikan sejumlah dana. Ada beberapa perorangan yang menyumbangkan sayur-sayuran dan daging ayam," kata Marketing Communication Bandung Zoo Sulhan Syafi'i via pesan singkat, Minggu (1/8/2021).

Selain itu, Sulhan juga mengungkapkan ada salah satu supermarket di Kota Bandung yang mendonasikan buah hingga sayur untuk pakan satwa di Bandung Zoo.

"Setiap hari ada sumbangan dari Yogya Supermarket, buah-buahan dan sayuran. Kalau diuangkan sehari Rp 7,5-Rp 10 juta. Itu setiap hari, sejak tahun lalu 2020, kita ambil dua hari sekali, ngambilnya ke Yogya Juntion Riau," ungkapnya.

Sulhan mengucapkan syukur dan terima kasih kepada beberapa pihak yang sudah membantu Bandung Zoo. "Kami merasa bersyukur bahwa masih ada orang-orang yang memperhatikan Bazoga terutama pada masa pandemi ini. Tidak ada lagi wacana pemotongan satwa herbivora untuk karnivora. Ini menguatkan kami agar bisa bertahan lebih lama lagi dalam kondisi seperti saat ini," tambah Sulhan.

Untuk donasi sayuran yang diberikan Dinas Kehutanan Jabar di antaranya, wortel 60 kg, waluh 350 kg, pakcoy 300 kg, sosin 400 kg, bonteng 250 kg, kangkung dan kacang panjang 10 kg. Bandung Zoo juga dapatkan 100 bungkus ayam cingcang yang berasal dari perorangan.

Kepala Dinas Kehutanan Jawa Barat Epi Kustiawan mengatakan, sayur yang didonasikan ke Bandung Zoo berasal dari petani di Kabupaten Sukabumi.

"Pada saat pandemi saya ditugaskan gubernur selaku L.O yang mengawasi perkembangan COVID-19 di Kabupaten Sukabumi. Di sana saya mendapatkan harga sayur sangat murah bahkan sudah tidak ekonomis untuk dijual di pasar Cisaat, Cipanas, Kabupaten Sukabumi," jelas Epi.

Epi menuturkan sayuran itu diborong, dengan cara itu para petani dan pedagang tetap terbantu perekonomiannya.

"Akhirnya saya memborong sejumlah sayur untuk membantu para petani agar tidak rugi. Sayuran itu kemudian saya kirim ke Kebun Binatang Bandung atau Bazoga akhirnya kedua belah pihak bisa dibantu. Kami berharap ini sumbangan awal dan juga akan ada sumbangan-sumbangan lainnya dari kami dan juga pihak-pihak lain," katanya.

"Selama masa pandemi ini kita bukan hanya memperhatikan manusia tapi juga satwa-satwa yang juga merupakan ciptaan Allah subhanahu wa ta'ala," ujar Epi.

(wip/mso)