Satgas COVID-19 Banten: Masyarakat Jenuh Pakai Masker

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Jumat, 30 Jul 2021 18:58 WIB
Poster
Ilustrasi (Ilustrator: Edi Wahyono/detikcom)
Serang -

Jubir Satgas COVID-19 Banten Ati Pramudji Hastuti menyebut warga di Banten jenuh pakai masker. Hal tersebut menurut Ati jadi alasan kenapa Banten berada di posisi satu sebagai daerah paling tidak taat bermasker meski ada penerapan PPKM Level 4.

"Dan mungkin ada kejenuhan juga dari masyarakat ini, memang perlu ada dilakukan sosialisasi," kata Ati di Serang, Jumat (30/7/2021).

Kedua, bahwa Banten adalah daerah mayoritas pedesaan yang warganya tidak percaya bahwa COVID-19 ada di desa. "Karena memang merasa bahwa COVID-19 tidak sampai ke pedesaan meskipun sesungguhnya sudah sampai ke pedesaan," ujarnya.

Selain rendahnya kepatuhan, jubir juga menyebut bahwa vaksinasi untuk umum juga masih belum maksimal. Alasannya bahwa vaksinasi baru dimulai kegiatannya pada awal Juli.

Khusus untuk vaksin remaja umur 12-18 tahun pun masih rendah yaitu baru 94 ribu orang. Itu dilaksanakan baru dalam dua minggu ini dari target 1,2 juta orang.

"Mudah-mudahan tercapai di bulan Februari 2020, namun bergantung pada ketersediaan vaksin yang diberikan ke pemprov dan didistribusikan ke kabupaten kota," tutur Ati.

Stok vaksin sampai hari ini ada 500 vial atau untuk lima ribu vaksinasi. Sedangkan tingkat vaksinasi paling rendah capaiannya khusus umur remaja adalah di Kota Cilegon.

Tonton video 'Corona RI Per 30 Juli: Tambah 41.168, Sembuh 44.550':

[Gambas:Video 20detik]



(bri/bbn)