Sempat Berdetak, Penerbangan Komersial di Bandara Husein Kembali Batal

Yudha Maulana - detikNews
Kamis, 29 Jul 2021 13:53 WIB
Bandara Husein Sastranegara
Foto: Bandara Husein Sastranegara Bandung (Mochamad Solehudin/detikcom).
Bandung -

Penerbangan komersial di Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung mulai berdenyut lagi. Hal itu ditandai dengan adanya penerbangan komersial dari Bandara Husein Sastranegara (BDO) ke Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Balikpapan (BPN).

"Kemarin ada penerbangan dari BDO-BPN, BPN-BDO," ujar Executive General Manager (EGM) Bandara Husein Sastranegara R Iwan Winaya Mahdar saat dikonfirmasi detikcom, Kamis (29/7/2021).

Iwan mengatakan ada 39 penumpang yang terbang dari Bandung ke Balikpapan saat itu. Kendati demikian, hari ini (29/7) pihak maskapai kembali membatalkan seluruh jadwal penerbangan. "Hari ini masih cancel flight," kata Iwan.

Seperti diketahui, sejumlah maskapai membatalkan jadwal penerbangannya sejak 21 hingga 24 Juli lalu. Pada 25 Juli ada satu penerbangan, dan pada 26 Juli maskapai kembali membatalkan jadwal penerbangannya.

Pemerintah melalui Satgas Penanganan COVID-19 telah menerbitkan SE Nomor 16 Tahun 2021 yang memuat sejumlah kelonggaran bagi pelaku perjalanan udara. Ketentuan itu berlaku efektif pada 26 Juli 2021.

Salah satu kelonggaran yang diberikan adalah tidak diperlukannya lagi Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) bagi pelaku perjalanan, walau begitu sertifikat vaksin (minimal dosis pertama) dan dokumen berisi keterangan hasil negatif COVID-19 lewat PCR 2 x 24 jam tetap diberlakukan.

Ketentuan itu berlaku bagi pelaku perjalanan yang berasal dari daerah yang ditetapkan pemerintah harus menerapkan PPKM Level 3-4. Sedangkan untuk pelaku perjalanan yang dari dan menuju daerah PPKM Level 1 - 2, bisa menunjukkan hasil PCR atau antigen yang berlaku 2 x 24 jam.

"SE Satgas yang baru, untuk Level 3 dan 4 kembali seperti sebelumnya, Vaksin dan PCR 2x24 jam tanpa STRP (surat keterangan). Untuk level 1 dan 2 tanpa vaksin, bisa PCR atau antigen keduanya 2x24 jam," ucap Iwan.

Walau demikian, Iwan memastikan bahwa Bandara Husein Sastranegara tak pernah berhenti beroperasi. "Kami tidak pernah tutup, kami buka terus untuk melayani," ujar Iwan.

(yum/mso)