Kasus TKW Cianjur Disiksa Majikan di Arab Saudi Ditangani Kedubes

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Kamis, 29 Jul 2021 13:26 WIB
TKW asal Cianjur diduga disiksi majikan di Arab Saudi
Postingan dugaan TKW Cianjur disiksa majikan (Foto: Ismet Selamet)
Bandung -

Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) memastikan sudah memonitor soal TKW Cianjur yang diduga disiksa majikan. Kasus tersebut juga sudah dipantau oleh Kedutaan Besar Indonesia di Arab Saudi.

"Jadi kedutaan di Arab Saudi sudah tahu akan hal itu dan sudah ditangani," ucap Kepala BP2MI Bandung Erwin Rachmat saat dihubungi, Kamis (29/7/2021).

Menurut Erwin pihak Kedubes tengah melengkapi data diri dari TKW bernama Ai Atikah tersebut. Pihak Kedubes masih akan mengupayakan mengambil TKW itu yang diketahui masih berada di rumah majikannya.

"Posisi masih di rumah majikan, tapi tetap karena sudah diketahui Kedubes jadi mau diupayakan diambil, paling tidak nanti langsung ditangani Kedubes di sana," kata Erwin.

Disinggung ada tidaknya upaya untuk mengembalikan Ai ke tanah air, Erwin mengatakan upaya itu akan tetap dilakukan. Namun, hal itu masih menunggu informasi dari Kedubes.

"Pasti, nanti ada repatriasi, tapi karena ini proses hukum berarti akan diupayakan dulu dari Kedubes di sana," tutur dia.

Seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Kabupaten Cianjur mengalami luka parah di bagian tangan diduga disiksa majikannya. Bahkan TKW yang bekerja di Arab Saudi itu juga diduga diperjualbelikan ke beberapa majikan.

Foto kondisi TKW yang diketahui bernama Ai Atikah binti Adma, warga Kampung Pasir Randu Desa Cisarandi Kecamatan Warungkondang itu tersebar di grup TKI Saudi Arabia di media sosial Facebook.

Dalam grup tersebut akun Oktivia Sami mengonfirmasikan jika ada TKW yang mengalami tindak kekerasan.

"Yg dari cianjur ada yg knal ngga dengan mbak ini. kasihan dia visa jiahara di jual sana Sini ...smpe tnganya rusak dia kerja di algasim, ga boleh pegang," tulis akun Oktivia dalam postingannya.

Pepen Supendi, suami TKW Ai Atikah, mengaku sejak dua bulan lalu mendapatkan keluhan dari yang istri jika dirinya sudah lelah bekerja di Arab Saudi dan kerap mendapatkan tindakan kekerasan.

Menurutnya istrinya bekerja di lebih dari dua tempat. Jika kerjanya tidak bagus, Ai disiksa dan dipukul di bagian tangan.

"Sempat istri ngeluh, katanya cape. Dia dipekerjakan di dua sampai tiga rumah. Sering disiksa juga kalau kerjanya kurang bagus. Padahal kan istri tidak maksimal juga karena kelelahan," ujar dia, Selasa (27/7/2021).

(dir/mud)