150 Ribu Karyawan Ritel-UMKM di Bandung Jalani Vaksinasi Corona

Wisma Putra - detikNews
Selasa, 27 Jul 2021 13:24 WIB
Vaksinasi COVID-19 di Bandung
Foto: Vaksinasi COVID-19 di Bandung (Wisma Putra/detikcom).
Bandung -

Kementerian Koperasi dan UKM menggelar vaksinasi COVID-19 untuk ribuan karyawan ritel hingga pelaku UMKM di Kota Bandung, Jawa Barat. Penyelenggaraan vaksinasi ini menggandeng Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo), Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) dan Kodam III Siliwangi.

Pantauan detikcom, Selasa (27/7/2021), kegiatan vaksinasi ini dilakukan di parkiran Mal Paris Van Java (PVJ), Jalan Sukajadi, Kota Bandung.

"Vaksinasi hari ini kita kerjasama dengan TNI, Kementerian Koperasi dan UKM, TNI dan Asosiasi Pertekstilan Indonesia, ini luar biasa kolaborasi potensi bangsa untuk serbu vaksinasi ini supaya cepat selesai," kata Ketua Umum Happindo Budi Hardjo Idwansyah usai melakukan peninjauan vaksinasi.

Pihaknya menargetkan, dalam sehari 2 ribu orang bisa mengikuti vaksinasi. "Sektor ritel, ekosistem supllier, karyawan pabrik dan UMKM. Kita prioritaskan ke sasaran itu, satu hari target 2 ribu. Warga umum dimasukkan ke UKM dan ada juga untuk difabel," ujarnya.

Tak hanya di Bandung, vaksinasi COVID-19 ini dilakukan Hippindo di beberapa kota besar di Indonesia. "Kita diberi oleh pak presiden 500 ribu lebih, untuk Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Jogja dan Solo. Kita dapat alokasi dari Kementerian Koperasi 150 ribu (untuk Bandung) kita koordinasi dengan TNI (kerjasama pelaksanaan)," ujarnya

Menurutnya, untuk percepatan ekonomi di masa pandemi para pelaku usaha dari mulai karyawannya harus dilakukan vaksinasi.

"Tujuannya untuk mempercepat ekonomi karena target ekonomi harus divaksin dulu, supaya sehat baru ekonomi pulih lagi, kalau sakit ekonomi gak pulih-pulih," ujarnya.

Senentara itu, Dandenkeslap 030301 Bandung Mayor Ckm Suparman mengatakan, selain di PVJ vaksinasi COVID-19 ini juga dilakukan dibeberapa tempat di Kota Bandung.

"Selain di PVJ kami lakukan vaksinasi di Museum Geologi 1.500, kemudian di ITENAS 3 ribu orang, di Makesdam sendiri 1.500 dan di lima titik klinik TNI dengan alokasi 3 ribu, jadi hampir 15 ribu yang hari ini kita kerjakan," ucapnya.

"Harapannya setelah di vaksinasi, daya tahan tubuh warga sehat, kemudian kalau terinveksi oleh COVID-19 mereka lebih kuat," tambahnya.

Waketum API Ian Sarif menyebut untuk mengikuti vaksinasi ini harus mendaftar dengan cara online.

"Kita ada website di http://www.hippindo.com/vaksinasi/, kita sudah alokasikan boleh vaksin gratis beli tiket di sana hargnya 0, tinggal langsung booking, terima undangan dan langsung datang. Syaratnya, punya KTP Jawa Barat cukup," ujar Ian.

(wip/mso)