Bandung Zona Merah, Ini Kecamatan Penyumbang Kasus Corona Terbanyak

Wisma Putra - detikNews
Jumat, 25 Jun 2021 18:14 WIB
Sultan Ingin Jogja Lockdown, Ini Kondisi Kasus Corona di Jogja
Foto: Ilustrasi (Edi Wahyono/detikcom).
Bandung -

Kota Bandung kembali berada di zona merah penyebaran COVID-19. Kasus positif COVID-19 aktif hampir tembus 2 ribu kasus.

Dari informasi yang dihimpun di Laman Pusat Informasi COVID-19 (Pusicov) Kota Bandung jumlah kasus positif aktif COVID-19 mencapai 1.994, sembuh 20.550 orang dan meninggal dunia 381 orang.

Kecamatan Rancasari ada diperingkat pertama penyumbang kasus COVID-19 di Kota Bandung dengan 155 kasus. Disusul Bojongloakaler 145 di urutan kedua, Batununggal di urutan ketiga dengan 126 kasus, Cibeunying Kidul 122 di urutan keempat dan Babakan Ciparay 113 di urutan kelima.

Sementara itu, untuk tingkat kelurahan, Kelurahan Cipamokolan menempati urutan pertama dengan 101 kasus, Jamika 75 di urutan kedua, Antapani Kidul 69 di urutan ketiga, Sukamiskin 50 di urutan keempat dan Margahayu Utara 50 di urutan kelima.

Untuk vaksinasi COVID-19 di Kota Bandung sudah mencapai 474.791. Di antaranya, SDM Kesehatan vaksinasi dosis pertama 31.731 dan dosis kedua 28.920. SDM Publik, dosis pertama 317.952, dosis kedua 195.051. Lansia, dosis pertama 106.419, dosis dua 92.941.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengatakan Bed Occupancy Rate (BOR) di 29 rumah sakit rujukan COVID-19 di Kota Bandung mencapai 91 persen.

Pihaknya mendorong pihak kewilayahan untuk terus menyediakan tempat isolasi mandiri bagi warga atau orang tanpa gejala (OTG).

"Kita tekankan kepada camat, potensi merata ada," kata Yana di Balai Kota Bandung.

Tak hanya itu, saat ini satu hotel sudah disiapkan Pemprov Jabar untuk digunakan sebagai tempat isoman.

"Alhamdulillah kita dapat tambahan dari provinsi isolasi mandiri salah satu hotel dengan kapasitas tempat tidur banyak mudah-mudahan mengurangi beban rumah sakit," ujarnya.

(wip/mso)