Ridwan Kamil Lantik Nina Susana Dewi Jadi Kadinkes Jabar

Yudha Maulana - detikNews
Jumat, 25 Jun 2021 17:45 WIB
Ridwan Kamil Tunjuk Dirut RSHS Bandung jadi Kadinkes Jabar
Pelantikan Kadinkes Jabar yang baru(Foto: Tangkapan layar website)
Bandung -

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melantik Nina Susana Dewi sebagai Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat (Dinkes Jabar). Pelantikan dilakukan secara virtual dari Gedung Pakuan, Kota Bandung, Jumat (25/6/2021).

Sebelumnya, Nina menjabat sebagai Direktur Utama RSUP dr Hasan Sadikin Bandung. Nina mengisi jabatan Kadinkes Jabar definitif yang selama kurang lebih enam bulan dijabat oleh pelaksana tugas.

Ridwan Kamil pun memberikan dua tugas khusus kepada Nina. Salah satu tugas di antaranya ialah membuat formula penanggulangan COVID-19.

"Saya titipkan langsung bekerja merumuskan pengendalian kedaruratan pandemi di Jabar yang sedang naik," kata Ridwan Kamil dalam pelantikan secara virtual.

Kemudian, Nina pun dimandatkan untuk menyukseskan vaksinasi bagi masyarakat dan mengoptimalkan pelayanan di fasilitas layanan masyarakat (fasyankes).

"Kedua, sukseskan vaksinasi di level Puskesmas, klinik, rumah sakit dan persiapkan sebuah visi cetak biru menyiapkan Jabar kuat menghadapi pandemi dan disrupsi di masa depan. Selamat bekerja," katanya.

Selain menjabat sebagai Dirut RSHS, Nina juga menjabat sebagai Ketua Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Jabar. Dengan modal pengalaman itu, Ridwan Kamil yakin Nina bisa membawa tata kelola di sektor kesehatan menjadi lebih baik di Jabar.

"Pengalaman Bu Nina sebagai Direktur Utama RSHS tentu akan membawa pengalaman yang luar biasa dalam membina dan membimbing ratusan rumah sakit yang hari ini berjuang melawan Covid," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Kang Emil -sapaan Ridwan Kamil- juga melantik 215 pegawai lainnya. Ini merupakan pelantikan pertama yang dilaksanakan 100 persen secara virtual.

"Ini pertama kali saya melantik semuanya dalam keadaan 100 persen virtual tanpa mengurangi esensi. Saya titip tiga hal, jaga integritas sebagai benteng moral kita bertugas mengabdi, kedua melayani sepenuh hati, ketiga profesional sebagai institusi yang terus maju," pungkasnya.

(yum/mud)