COVID-19 Ngegas di Banten, BOR RS 90 Persen-400 Kasus Positif Sehari

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Rabu, 23 Jun 2021 08:52 WIB
Zona Merah Corona Jawa Barat Ada Di Mana Saja? Ini Sebarannya
Ilustrasi (Foto: Edi Wahyono)
Serang -

Bed occupancy rate atau BOR di seluruh rumah sakit di Provinsi Banten hampir penuh seiring melonjaknya kasus COVID-19. Tambahan kasus sehari pun mencapai 400 orang di pekan ini.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Ati Pramudji Hastuti menyampaikan data bahwa BOR per Selasa (23/6) kemarin di tempat tidur ICU dari keseluruhan kapasitas 330 sudah terpakai 272 tempat. Artinya BOR ICU mencapai 82,42 persen se-Banten atau hampir penuh.

Rumah singgah dengan kapasitas 906 juga mencapai 92,26 persen. Sisanya hanya tinggal 52 tempat untuk isolasi.

Sedangkan tempat tidur perawatan untuk isolasi dari 3.658 sudah terpakai 87,37 persennya. Sisa tempat tidur ini hanya tinggal 462 untuk pasien.

Kondisi peningkatan kasus positif pada kemarin pun mencapai 422 orang. Sehingga saat ini total pasien yang masih dirawat mencapai 3.141.

Untuk menanggulangi lonjakan kasus positif, Satgas saat ini sedang melakukan upaya penambahan tidur baik di RS pemerintah dan swasta dan rumah singgah isolasi. Meskipun tenaga medis dan tenaga kesehatan yang terbatas.

"Meskipun tidak signifikan karena keterbatasan tenaga kesehatan khususnya dokter spesialis paru, anestesi, penyakit dalam, dokter umum dan perawat di seluruh kabupaten kota Banten. Belum lagi para tenaga kesehatan juga dituntut melakukan secara aktif tes lacak, dan isolasi dan mengejar percepatan vaksinasi," ujarnya kepada wartawan di Serang, Rabu (23/6/2021).

Tapi meskipun tempat tidur baik ICU, tempat isolasi ini ditambah, ia anggap tidak bisa menampung jika hulu penyebaran virus tidak dikendalikan.

Di satu sisi, meski kondisi darurat ini Provinsi Banten sendiri masih ada di zona risiko oranye. Namun, Kadinkes menyebut bahwa penilaian risiko itu bukan kewenangannya tapi dari pemerintah pusat.

"Penilaian zonasi ini dilakukan oleh para pakar di tingkat pusat dengan 14 indikator penilaian," pungkasnya.

Simak juga 'Gawat! BOR RSUD Pandan Arang Boyolali Capai 100 Persen':

[Gambas:Video 20detik]



(bri/mud)