Viral Video Kerumunan di Lapangan Karangpawitan, Satgas Lakukan Penutupan

Yuda Febrian Silitonga - detikNews
Minggu, 20 Jun 2021 18:50 WIB
Lapangan Karangpawitan, Karawang ditutup.
Foto: Lapangan Karangpawitan, Karawang ditutup selama pandemi COVID-19 (Yuda Febrian Silitonga/detikcom).
Karawang -

Video kerumunan warga di Lapang Karangpawitan Karawang viral di media sosial. Demi mencegah kejadian serupa Satgas COVID-19 Karawang menutup ruang publik tersebut.

Beredarnya video kerumunan tersebut, berawal dari salah satu postingan warga yang mengunggahnya ke media sosial. Saat itu kondisi lapangan terlihat ramai pada Minggu (20/6/2021) pagi. Dari video tersebut terlihat banyak warga tengah berolahraga, senam, dan joging, tanpa berjarak, padahal kasus COVID-19 tengah meningkat di Karawang.

Setelah ramai jadi perbincangan oleh netizen, Satgas Penanganan COVID-19 Karawang lalu mengerahkan petugas untuk segera menutup lapang Karangpawitan.

Dandim 0604 Karawang Letkol Inf Medi Hariyo Wibowo mengatakan kerumunan yang terjadi pada Minggu pagi tadi, dibenarkan olehnya.

"Iyah memang ada kerumunan, tadi pagi di Lapang Karangpawitan," katanya yang juga Wakil Ketua 2 Satgas Penanganan COVID-19 Karawang, saat dihubungi melalui WhatsApp, Minggu (20/6/2021).

Dia menyebut Lapang Karangpawitan memang menjadi fasilitas publik yang sering dipakai berbagai kegiatan warga. Namun selama COVID-19, pihaknya telah mengimbau warga untuk tidak menggelar kegiatan di lapangan tersebut.

"Sebenarnya sudah kami imbau ke warga agar tidak membuat aktifitas berkerumun, apalagi kini kasus COVID-19 tengah meningkat," ucapnya.

Untuk mengantisipasi kejadian setupa pihaknya memutuskan untuk menutup Lapang Karangpawitan. "Jadi kami sudah resmi menutup Lapang Karangpawitan demi memutus rantai penyebaran COVID-19," katanya.

Hal tersebut tentunya, sesuai dengan aturan, dan penutupan itu berakhir saat kasus COVID-19 melandai. "Satgas bertindak sesuai skala prioritas demi kesehatan dan keselamatan masyarakat, jadi kita tutup sampai kasus COVID-19 melandai," terangnya.

Dalam kesempatan tersebut dia mengimbau agar masyarakat patuh untuk menerapkan prokes. Pasalnya kasus COVID-19 di Karawang terus mengalami penambahan.

"Saat ini angka terkonfirmasi menaik tajam, jadi kami imbau kepada masyarakat agar patuh menjalani prokes, demi keselamatan, dan kesehatan semua," ujarnya.

Sementara itu, dari data terbaru yang dilansir dari website Satgas Penanganan COVID-19 Karawang hingga Sabtu (19/6) pukul 12.00 WIB, jumlah kasus Corona tercatat sebanyak 22.013 kasus terkonfirmasi positif, naik 198 dari hari sebelumnya. Rinciannya, 876 masih perawatan, 761 isolasi mandiri, 19.693 sembuh, 681 meninggal.

(mso/mso)