BOR Capai 81 Persen, Jabar Tambah 2.400 Bed di Rumah Sakit Rujukan

Muhammad Iqbal - detikNews
Sabtu, 19 Jun 2021 19:02 WIB
Ridwan Kamil
Gubernur Jabar Ridwan Kamil (Foto: Muhammad Iqbal/detikcom)
Kabupaten Bandung -

Pemprov Jabar bersiap menambah jumlah kasur perawatan bagi pasien COVID-19 di setiap rumah sakit rujukan menjadi 30 persen. Bila ditotalkan, akan ada 2.400 bed baru yang disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan pasien COVID-19.

Sekadar diketahui, data dari Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Jawa Barat (Pikobar) per tanggal 18 Juni 2021, angka keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Ratio (BOR) di Jabar mencapai 81 persen.

"Tahap sekarang, sesuai dengan prosedur kedaruratan COVID, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menambahi dari rata-rata 20 persen menjadi 30 persen (bed). Bahasa singkatnya sedang dipersiapkan 2.400 tempat tidur baru," ujar Gubernur Jabar Ridwan Kamil di RSUD Al Ihsan, Kabupaten Bandung, Sabtu (19/6/2021).

Emil --sapaan Ridwan-- mengatakan saat ini Pemprov Jabar meminta agar pihak rumah sakit rujukan menambah kapasitas bed sebesar 30 persen. Apabila jumlah tersebut belum cukup, tentunya ada penambahan kembali. Risiko terburuk, ujar Emil, perlu mendirikan rumah sakit darurat COVID-19.

"Sekarang kebijakannya ke 30 persen, terus kalau kurang, naik lagi ke 40 persen. Sampai betul-betul tidak memungkinkan, baru masuk ke tahap berikutnya, membuat rumah sakit darurat," ujar Emil.

Sebelumnya, tercatat 13.303 bed yang kini dimiliki rumah sakit rujukan COVID-19 di Jabar. Bila dikalikan dengan angka BOR, maka tersisa sebanyak 2.528 bed.

Emil menyayangkan perilaku masyarakat yang memutuskan pergi mudik saat Lebaran Idul Fitri. Sebab, lonjakan COVID-19 saat ini rata-rata dikarenakan aktivitas warga mudik dan menghabiskan waktu di luar rumah saat Lebaran.

"Kenapa kita larang mudik itu maksudnya agar tidak terjadi seperti ini, karena penanganan COVID harus dua arah. Nggak bisa hanya pemerintah saja tanpa ketaatan dari masyarakatnya," tutur Emil.

Simak video 'Mikro Lockdown, Strategi Kemenkes Tekan Laju Lonjakan Covid-19':

[Gambas:Video 20detik]