Pemkab Ciamis Buka 3.007 Formasi PPPK-CPNS 2021

Dadang Hermansyah - detikNews
Kamis, 27 Mei 2021 14:22 WIB
Syarat CPNS 2021
Foto: Ilustrasi (Mindra Purnomo/tim infografis detikcom)
Ciamis -

Pemerintah Kabupaten Ciamis membuka 3.007 formasi untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan CPNS 2021. Pengumuman pendaftaran rencananya diumumkan pada akhir Mei 2021.

Dalam seleksi tahun 2021 ini, Pemkab Ciamis mendapat kuota 2.819 PPPK dan 188 CPNS. Sebelumnya BKPSDM Ciamis mengajukan ke pusat sebanyak 2.900 PPPK dan 205 CPNS.

"Kalau tidak ada perubahan, pengumuman pendaftaran dibuka 31 Mie 2021 nanti. Sekarang kita masih dalam tahap persiapan dan berkoordinasi dengan BKN untuk pelaksanaan seleksi," ujar Sekretaris BKPSDM Ciamis Ai Rusli Suargi, Kamis (27/5/2021).

Ai menyatakan belum bisa menyampaikan secara detail terkait formasi dari kuota penerimaan 2.819 PPPK dan 188 CPNS. Detail formasi baru akan disampaikan saat pengumuman yang akan disampaikan langsung oleh Bupati Ciamis Herdiat Sunarya.

Dia menjelaskan untuk penerimaan PPPK kali ini untuk guru. Ada beberapa persyaratan yang perlu dipenuhi, yakni guru honorer yang telah memiliki sertifikat pendidik, guru honorer K2, guru yang masuk Dapodik atau guru swasta yang juga masuk Dapodik. Peserta umum yang memiliki sertifikat Dapodik.

"Jadi yang memenuhi persyaratan itu bisa mendaftar untuk mengikuti seleksi penerimaan PPPK tahun 2021," ucapnya.

Sedangkan untuk kuota 188 CPNS disesuaikan dengan kebutuhan pegawai. Bagi warga Ciamis yang telah memenuhi persyaratan dipersilahkan untuk mendaftar. Sehingga nanti pegawai di Pemkab Ciamis juga berdomisili di Ciamis.

Dalam seleksi CPNS dan PPPK ini, Ai menegaskan tidak ada pungutan biaya apapun. Apabila ada oknum yang menawarkan jasa bisa meloloskan seleksi dengan sejumlah imbalan agar tidak dipercaya. Calon pendaftar jangan sampai ada yang menjadi korban penipuan.

"Calon pendaftar sebaiknya waspada dan hati-hati apabila ada yang menawarkan bisa meloloskan seleksi dengan imbalan uang. Abaikan saja jangan dipercaya," ujarnya.

(mso/mso)