Heboh Video 'Wakili Warga Berwisata', Anggota DPRD Banten Minta Maaf

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Selasa, 18 Mei 2021 17:30 WIB
Serang -

Anggota DPRD Banten dari Fraksi PAN asal Cilegon, Dede Rohana menjadi perbincangan karena video tiktoknya yang viral. Masalahnya, saat ada larangan pembukaan tempat wisata, ia mengunggah video kelakar bahwa cukup dirinya sebagai wakil rakyat yang berwisata mewakili rakyat.

Video diambil oleh Dede di sebuah hotel dengan latar belakang pantai di Anyer. Narasi di video itu ia mengatakan bahwa warga Banten diminta tidak ke pantai saat libur Lebaran karena sudah ia wakili sebagai anggota DPRD. Video itu sebetulnya sudah ia hapus di akun tiktoknya lantas mengunggah klarifikasi dan permohonan maaf.

Saat dikonfirmasi, ia sendiri menjelaskan alasan mengunggah video itu. Katanya, sebelum hari raya ia sudah mendengar bahwa tempat wisata tetap dibuka asal untuk warga lokal.

"Maka saya seminggu sebelum hari raya sudah booking untuk keluarga," katanya saat dihubungi di Serang, Selasa (18/5/2021).

Pada hari Sabtu (15/5) karena tidak ada larangan, ia berangkat dari rumahnya di Cilegon ke Anyer pada sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu jalanan menuju kawasan pantai masih relatif lancar. Begitu siang hari, baru terjadi lonjakan pengunjung dan membuat kepolisian harus menutup akses ke pantai.

"Malam minggu gubernur panik lihat tempat wisata rame di mana-mana. Dia mengumumkan tempat wisata rame ditutup sampai akhir bulan," lanjutnya.

Saat ada instruksi itu ia sudah berada di hotel. Ia bahkan harus bertanya ke pengelola dan PHRI apakah hotel bisa tetap operasi. Karena jika ditutup, ia tak keberatan untuk pulang asal sisa biaya dikembalikan.

Penutupan lokasi wisata katanya memang karena membludaknya pantai. Ia membuat video sebatas untuk imbauan tapi dikemas dengan cara yang ia anggap lucu.

"Saya sebagai anggota DPRD bikin imbauan tapi lucu, eh kalian jangan ke pantai terlalu rame, udah cukup saya aja yang wakilin. Becanda masa wisata saya wakilin," ujarnya.

"Saya niatnya hanya memberikan imbauan dibumbui biar orang nggak boring. Adapun kalau pernyataan saya kurang pas kurang berkenan saya mohon maaf," lanjutnya.

Ia menyangkal jika ada anggapan bahwa video dibuat agar dirinya eksis di media sosial. Memang, setelah videonya viral, ia mendapat banyak masukan termasuk ada yang menghujat.

"Ini kan bagian dari konsekeunsi saya dihujat, banyak yang DM. Saya terima apapun dari masyarakat itu bagian dari masukan, saya menerima masukan itu," pungkasnya.

(mud/mud)