Lantik Bupati Cianjur, Ridwan Kamil Titip Genjot Pertanian-Pariwisata

Yudha Maulana - detikNews
Selasa, 18 Mei 2021 08:55 WIB
Pelantikan bupati-wakil bupati Cianjur di Gedung Sate, Bandung.
Foto: Pelantikan bupati-wakil bupati Cianjur di Gedung Sate, Bandung (Yudha Maulana/detikcom).
Bandung -

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melantik pasangan Herman Suherman dan TB Mulyana sebagai Bupati dan Wakil Bupati Cianjur periode 2021-2026. Prosesi pelantikan dilaksanakan di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (18/5/2021).

"Cianjur merupakan kabupaten yang indah, dengan potensi yang luar baisa. Pasca covid kita mendapatkan kesimpulan bahwa pertanian dan pangan adalah yang tahan terhadap disrupsi, maksimalkan di Cianjur, jangan dibiarkan ada satu jengkal tanah di Cianjur yang menganggur untuk ketahanan pangan," ujar Ridwan Kamil setelah pelantikan.

Kang Emil -sapaan Ridwan Kamil- mengatakan, pariwisata lokal tidak terganggu oleh disrupsi COVID-19. Ia menitipkan agar pasangan kepala daerah yang baru dilantik bisa mempromosikan wisata alam di Cianjur.

"Wisata di Cianjur luar biasa, banyak air terjun yang belum tereksplorasi, banyak budaya lokal yang bisa dipromosikan, Cianjur selatan juga jangan dianaktirikan, cari upaya agar Cianjur selatan yang setara dengan Cianjur tengah," ujar Kang Emil.

Selain itu, menurut Kang Emil banyak cara untuk membangun Cianjur selain menggunakan dana dari APBD kabupaten. Ia menyebut ada dana dari provinsi, dana KPBU, CSR, dana zakat dan dari perbankan daerah.

"Ingat kepemimpinan hanya sementara, hari ini ada pelantikan, suatu hari ada pemberhentian yang bisa kita upayakan kita bisa berhenti dalam kondisi baik, khusnul khotimah dan dikenang sebagai pemimpin Cianjur yang amanah," ujarnya.

Seperti diketahui pasangan Herman Suherman dan TB Mulyana meraih suara sebanyak 600.394 mengalahkan tiga pasangan calon lainnya dengan urutan pasangan Lepi Gilar dengan raihan suara 328.610, pasangan Oting - Wawan sebanyak 87.426 suara dan Toha-Ade sebanyak 37.423 suara.

Sekjen PAN Eddy Soeparno terlihat hadir dalam acara pelantikan tersebut. Usai pelantikan dia menyoroti beberapa hal tentang pemerataan pembangunan di Cianjur. Salah satunya menyoroti soal pemerataan aliran listrik (elektrifikasi) khususnya di Cianjur Selatan.

"Saat ini masih banyak warga Cianjur yang rumahnya masih belum dialiri listrik. Saya akan terus berupaya membantu Pemkab Cianjur untuk memastikan seluruh warga mendapatkan aliran listrik untuk menopang kehidupan sehari hari maupun ekonomi mereka," ujar Eddy di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (18/5/2021).

Di sisi lain sebagai Anggota DPR RI Dapil Jawa Barat, Eddy juga berharap pemerataan pembangunan di Jabar juga terus dilakukan baik di sektor ekonomi, kesehatan, maupun pemerataan infrastruktur.

"Kami terus mendorong agar terus bertambah warga Jawa Barat yang bisa menikmati pembangunan di segala sektor baik ekonomi, kesehatan maupun Infrastruktur lainnya," katanya.

"Sebagai wakil rakyat yang sudah dipilih warga Cianjur, Insya Allah saya berkomitmen untuk mendukung penuh pemerataan pembangunan di Cianjur bersama Bupati dan Wakil Bupati yang baru dilantik," lanjutnya.

Sementara itu, Bupati Cianjur Herman Suherman mengatakan akan menggenjot lima program dalam 100 hari pertama kerjanya sebagai kepala daerah. Seperti diketahui, Herman dan TB Mulyana dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Cianjur di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (18/5/2021).

"Ada lima program kita ingin melaksanakan pembangunan perbaikan rutin jalan beton 1.000 KM, yang kedua Cianjur merupakan daerah yang agamis, daerah yang banyak pesantren, gudangnya ulama tentu 1.000 pesantren akan kita bantu dalam 5 tahun, pertanian juga tidak kalah penting," ujar Herman.

Selain itu, Herman mengatakan akan membuka akses informasi Cianjur melalui Cianjur Caang dan juga menggenjot UMKM agar kembali bangkit setelah dihantam pandemi COVID-19. "Ini program yang akan kita laksanakan dalam 5 tahun," katanya.

Terkait pembangunan di Cianjur Selatan, Herman mengatakan akan menggali potensi pariwisata di daerah tersebut. Ia pun menyetujui pemekaran Cianjur Selatan. "Cianjur Selatan sangat luas, kalau ilustrasikan Cianjur-Jakarta itu 100 KM, Cianjur-Cianjur Selatan itu 140 KM," ujarnya.

Lihat juga video saat 'Jokowi Lantik Gubernur-Wagub Sumbar, Kepri, dan Bengkulu':

[Gambas:Video 20detik]



(yum/mso)