Imbas Serangan Israel ke Palestina, Proyek Masjid Rancangan RK Dihentikan

Yudha Maulana - detikNews
Senin, 17 Mei 2021 16:39 WIB
Masjid rancangan Ridwan Kamil.
Foto: Masjid Syeikh Ajlin rancangan Gubernur Jabar Ridwan Kamil (Yudha Maulana/detikcom).
Bandung -

Pembangunan Masjid Syeikh Ajlin yang dirancang Gubernur Jabar Ridwan Kamil di Palestina dihentikan sementara. Penghentian sementara pembangunan masjid yang berada di Gaza itu menyusul memanasnya kembali konflik Palestina-Israel sejak sepekan yang lalu.

Sebelumnya, Masjid Syeikh Ajlin pernah didirikan pada tahun 1957 di perkampungan Syaikh Ajlin yang berada di tepi pantai. Masjid itu juga telah direnovasi beberapa kali. Namun, pada serangan Israel tahun 2014 masjid tersebut hancur lebur hingga berpuing-puing.

Sampai akhirnya pada 7 April 2021 lalu, Ridwan Kamil bersama Yayasan Aman Palestin melakukan peletakan batu pertama masjid yang bisa menampung ribuan jemaah tersebut secara daring. Masjid itu akan dibangun tiga lantai dengan konsep keseimbangan hubungan antara pencipta, manusia dan alam.

"Sampai kapan pun, khususnya saya pribadi mendoakan dan membela Palestina. Saya mendesain masjid, didoakan sementara berhenti dulu (pembangunannya) karena situasinya. Semoga bisa dilanjutkan," kata Ridwan Kamil di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (17/5/2021).

Kang Emil -sapaannya- mengajak agar warga Jabar turut mendoakan keselamatan warga Palestina, atau membantu lewat donasi kemanusiaan yang digalang baik secara langsung atau virtual.

"Saya juga sudah melakukan lewat pintu online, walau bukan kapasitas kami. Saya berharap negara di PBB melakukan tindakan nyata karena korban terus berjatuhan," katanya.

"Harus ada tekanan dari negara maju di PBB, tetapi kalau tidak ada penekanan ini akan berjilid-jilid. Dari zaman Bung Karno sampai sekarang, Indonesia, Jawa Barat akan selalu bersama Palestina," ujar Kang Emil tegas.

Serangan Israel di Jalur Gaza memasuki hari ketujuh dengan serangan udara pada Minggu pagi yang menewaskan sedikitnya 42 warga Palestina. Sedikitnya 192 orang, termasuk 58 anak-anak dan 34 wanita dilaporkan tewas dan 1.200 lainnya luka-luka dalam sepekan terakhir.

Lihat Video: Serangan Udara Israel Coba Bungkam Suara Media Internasional

[Gambas:Video 20detik]



(yum/mso)