Ini Deretan Masjid di Bandung yang Gelar Salat Id Besok

Yudha Maulana - detikNews
Rabu, 12 Mei 2021 10:10 WIB
Masjid Raya Bandung, Jawa Barat tidak akan menggelar salat Jumat untuk sementara waktu. Hal itu dilakukan untuk mencegah penyebaran virus Corona atau Covid-19.
Foto: Masjid Raya Bandung (Wisma Putra/detikcom).
Bandung -

Sejumlah masjid raya di Kota Bandung rencananya akan menggelar salat Idul FItri berjamaah, Kamis (13/5/2021). Pengurus masjid raya berkomitmen untuk menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Humas Masjid Raya Bandung M Iqbal Muhadjir mengatakan pihaknya akan melaksanakan aturan yang tercantum dalam Surat Edaran Kemenag Pusat. Seperti jemaah maksimal sebanyak 50 persen, menggunakan masker, menjaga jarak dan aturan yang lainnya.

"Kita Insya Allah akan menggelar Salat Ied besok dengan menerapkan prokes yang ketat, jumlah jemaah juga kita batasi sesuai arahan Kemenag Pusat," ujar Iqbal saat dihubungi detikcom, Rabu (12/5).

Selain Masjid Raya Bandung, Masjid Al Ukhuwah, Masjid Pusdai dan Masjid Al Istiqomah juga akan menggelar salat Id.

"Kalau di masjid Pusdai, biasanya kita menggelar di Gasibu, tetapi karena tidak bisa kita lakukan di masjid. Di Pusdai sudah ada pembatas jaraknya, jemaah pun sudah terbiasa untuk menjaga jarak," ujar salah seorang narahubung masjid Pusdai saat dihubungi.

Sebelumnya, Pemkot Bandung mengizinkan pelaksana salat Idul Fitri di Kota Bandung. Wali Kota Bandung Oded M Danial mengatakan, warga harus mematuhi protokol kesehatan yang sangat ketat.

"Hasil rapat, pertama tentang salat Idul fitri kita sepakat bahwa Idul Fitri dilaksanakan dengan konsep desentralisasi, semakin menyebar semakin baik karena jumlah jemaah yang ikut dalam salat Idul Fitri harus lebih sedikit," kata Oded usai rapat terbatas bersama gugus tugas COVID-19 di Balai Kota Bandung, Senin (10/5/2021).

Oded mengungkapkan, bisanya salat Idul Fitri digelar secara terpusat, kali ini Oded meminta agar warga menggelar dengan cara disebar. Semisal satu RW digelar di satu RW, saat ini digelar di setiap RT.

"Biasanya salat Idul Fitri dilaksanakan gabungan antara masjid-masjid di satu RW. Kita, memberikan kebijakan kepada aparat kewilayahan bahwa salat Idul Fitri tidak ada gabungan antara masjid di satu RW," ucapnya.

Oded juga mengizinkan pelaksanaan salat Idul Fitri digelar di lapangan, tapi tetap menyebar. "Boleh, tapi menyebar, bagusnya per RT," ujarnya.

"Kalau berdasarkan masjid bisa 4 ribu sebaran, kalau di RT jadi 9 ribu sebarannya," katanya.

Selain itu, gelaran salat Idul Fitri juga kapasitas tidak boleh melebihi 50 persen dan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat.

"Pelaksanaan, aturan 50 persen dan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat," ucapnya.

Simak video 'MUI Imbau Silaturahmi Lebaran Virtual-Salat Id di Rumah untuk Zona Merah':

[Gambas:Video 20detik]



(yum/mso)