Jelang Lebaran, Majalengka Jadi Zona Merah COVID-19

Yudha Maulana - detikNews
Selasa, 11 Mei 2021 16:56 WIB
Poster
Ilustrasi (Foto: Edi Wahyono)
Majalengka -

Kabupaten Majalengka menjadi satu-satunya zona merah di Jawa Barat jelang Idul Fitri 2021. Zona merah adalah wilayah dengan tingkat atau risiko penyebaran COVID-19 yang tinggi.

"Zona merah berkurang, Kabupaten Bandung Barat dan Kota Tasikmalaya tidak lagi merah. Yang merah Majalengka," ujar Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (11/5/2021).

Berdasarkan laporan yang disitat dari laman covid19.majalengkakab.go.id, angka kasus terkonfirmasi COVID-19 di Majalengka mencapai 3.253 kasus. 214 di antaranya merupakan kasus aktif atau masih dalam perawatan/isolasi, 2.777 orang sembuh dan 262 orang meninggal dunia.

Terdapat dua kecamatan yang masuk ke dalam zona merah, yakni Kecamatan Majalengka dengan jumlah konfirmasi aktif per 11 Mei, sebanyak 32 orang. Kemudian, Kecamatan Dawuan jumlah kasus konfirmasi aktifnya mencapai 34 orang.

Ia pun mengingatkan kembali, bahwa daerah yang masuk ke dalam zona merah dan oranye di tingkat RT dan RW untuk melakukan salat Id di dalam rumah. Sedangkan untuk untuk daerah yang masuk ke dalam zona hijau dan kuning dibolehkan melakukan salat Id di masjid atau lapangan dengan kapasitas maksimal 50 persen.

"Zonasi ini bukan zonasi kabupaten ya, tapi zonasi RT atau RW yang ditetapkan satgas kota/kabupaten, jadi di Bandung itu macam-macam ya, yang merah tidak boleh tapi ya kuning dan hijau bisa," ujarnya.

Kang Emil -sapaan Ridwan Kamil- meluruskan narasi 'mudik dilarang, pariwisata dibuka', menurutnya objek wisata di zona merah dan zona oranye ditutup. Sedangkan tempat wisata yang berada di zona hijau dan kuning tetap diperbolehkan beroperasi dengan kapasitas maksimal 50 persen.

Lihat juga Video: Petugas Periksa Belasan Truk di Penyekatan Sumedang-Majalengka

[Gambas:Video 20detik]




(yum/mud)