Kronologi Pembangunan Masjid Ahmadiyah Disetop Bupati Garut

Hakim Ghani - detikNews
Jumat, 07 Mei 2021 10:51 WIB
Garut -

Pemda Garut menyetop pembangunan masjid jemaah Ahmadiyah di Kecamatan Cilawu, Kamis (6/5) kemarin. Hal itu dikecam jemaah aliran tersebut.

Menurut Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Ahmadiyah Garut Rahmat Syukur, aksi penyetopan proyek pembangunan masjid bermula dari penggerudukan yang dilakukan oleh warga.

"Ada yang menghasut kemudian menggeruduk pada tanggal 25 April (2021)," ucap Rahmat kepada wartawan, Kamis (6/5/2021).

Rahmat mengatakan, pihaknya menduga ada yang menghasut warga untuk menghentikan proyek pembangunan masjid.

"Kemudian hal ini dibawa ke Forkopimda," katanya.

Pemda melalui Satpol PP kemudian melakukan penyetopan proyek pembangunan pada Kamis sore kemarin. Penyetopan ditandai dengan penyegelan bangunan oleh garis Satpol PP.

Bupati Garut Rudy Gunawan menyebut, penyetopan pembangunan masjid jemaah Ahmadiyah itu berdasar pada dua aturan.

"Pertama SKB 3 Menteri, kemudian SE Gubernur Jawa Barat Nomor 12 Tahun 2011," kata Rudy, Kamis.

Selain itu, kata Rudy, ada juga fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang menyatakan Ahmadiyah aliran terlarang.

"Saya sebagai Bupati Garut memberikan perlindungan kepada umat beragama. Tetapi, dengan Ahmadiyah ini kami tidak ada dasarnya. SKB 3 Menteri dan Fatwa MUI menyatakan Ahmadiyah itu bukan Islam," tutup Rudy.

(mud/mud)