16 Mobil Terjaring Pengetatan Larangan Mudik di GT Padalarang

Siti Fatimah, M Solihin - detikNews
Senin, 03 Mei 2021 20:39 WIB
Polisi menahan dua mobil travel gelap di Bogor
Polisi menahan dua mobil travel gelap di Bogor (Foto: Dok Polres Bogor)
Bandung Barat -

Pengetatan perjalanan larangan mudik mulai berlaku di wilayah Cimahi dan Bandung Barat. Dalam pengetatan tersebut, Satlantas Polres Cimahi menjaring satu mobil diduga travel gelap dan memutar balikan 15 kendaraan roda empat di Gerbang Tol Padalarang.

Kendaraan tersebut diindikasikan akan mudik yang kebanyakan berasal dari Cianjur, Bogor, Jakarta, Depok, dan daerah lainnya. "Kita lakukan pengecekan surat bebas COVID-19 karena mereka terindikasi mau mudik. Kita tempel stiker dan harus putar balik kembali ke daerah asal," ujar KBO Satlantas Polres Cimahi Iptu Erin Heriduansyah dalam keterangannya, Senin (3/5/2021).

Lebih lanjut, satu unit kendaraan yang diduga merupakan travel gelap pun turut diamankan. Dia mengatakan, di dalamnya terdapat beberapa orang yang diindikasi melakukan curi start mudik ke kampung halaman.

Kendaraan tersebut berjenis minibus dengan nomor polisi E 1757 PI, mengangkut enam pemudik. Iptu Erin mengatakan, para pemudik tersebut berangkat dari Padalarang dengan tujuan Cilacap, Jawa Tengah.

"Modus kita temukan pemudik menggunakan travel gelap. Kemudian ada juga yang mengaku saudara, padahal bukan," ungkapnya.

Kismono (40) sopir kendaraan tersebut mengungkapkan, bahwa dia hanya ditugasi atasannya untuk membawa para penumpang ke Cilacap. Penumpang tersebut dikenakan ongkos sebesar Rp 300 ribu.

"Disuruh sama atasan bawa orang ke Cilacap. Mereka bayar Rp 300 ribu per orang," ujar Kismono.

Kendaraan yang diduga travel gelap itu pun ditahan pihak kepolisian. Sementara enam orang penumpang yang hendak mudik ke Cilacap terpaksa mengurungkan niatnya untuk pulang kampung.

Seperti diketahui, sebelum dan sesudah larangan mudik lebaran 2021 dalam periode 6-17 Mei 2021, pemerintah melakukan pengetatan perjalanan. Adendum yang diteken pada tanggal 21 April 2021 mengatur perluasan waktu dalam pengetatan perjalanan dalam negeri (PPDN) yaitu H-14 larangan mudik pada 22 April- 5 Mei dan juga H+7 larangan mudik, yaitu tanggal 18-24 Mei 2021.

Dua Mobil Travel Gelap Diamankan di Bogor

Dua unit monil pribadi yang digunakan untuk mengangkut pemudik atau travel gelap diamankan petugas Polres Bogor saat mengangkut penumpang di Jalan Raya Puncak, Bogor. Travel gelap melaju dari Jakarta dengan tujuan beberapa wilayah Jawa Barat seperti Garut dan Cianjur.

"Ada dua unit travel gelap yang kita amankan semalam, di kawasan Puncak," kata Kasat Lantas Polres Bogor, Iptu Dicky Pranata, Senin (3/5/2021).

Dua unit travel gelap itu, lanjut Dicki, diamankan dalam waktu yang berbeda dan dengan tujuan perjalanan yang berbeda. Kedua travel itu disebut berasal dari Jakarta.

"Diamankannya tidak sekaligus, itu terpantau petugas yang patroli kemudian diamankan. Asal mobil ini dari Jakarta. Tujuan mereka macam-macam, ada dilihat KTP penumpangnya Cianjur, ada KTP Garut. Tujuan mereka ke daerah Jawa Barat, luar Bogor," papar Dicki.

Kedua unit mobil pribadi yang dijadikan travel gelap itu kemudian diamankan polisi. Unit itu bisa diambil pemiliknya setelah masa pelarangan mudik selesai.

"Unit diamankan. Nanti bisa diambil setelah masa pelarangan mudik selesai. Kalau penumpang dipersilahkan melanjutkan perjalanan," katanya.

Dicky menjelaskan, dua unit travel gelap tersebut diamankan ketika melintas di Jalan Raya Puncak mengarah Cianjur Jawa Barat. Dua unit travel tersebut dipergoki petugas yang tengah berpatroli di Jalan Raya Puncak Bogor.

"Sekarang ini kan banyak yang menggunakan travel gelap untuk mudik nih, makanya kita antisipasi dengan patroli setiap malam di jalan raya puncak. Hasilnya semalam ada dua unit travel gelap yang kita amankan, kita stop itu travelnya," kata Dicki.

(mud/mud)