Nekat Mudik ke Bandung Siap-siap Dikarantina

Wisma Putra - detikNews
Jumat, 23 Apr 2021 17:43 WIB
Upacara Peringatan 75 Tahun Peristiwa Bandung Lautan Api di Halaman Balai Kota Bandung, Rabu (24/3). Wali Kota Bandung Oded M Danial ajak warga lawan Corona.
Wali Kota Bandung Oded M Danial (Foto: Wisma Putra)
Bandung -

Pemkot Bandung mengimbau warga agar tidak melakukan mudik lebaran. Warga yang nekat mudik akan dikarantina pemerintah.

Oded mengatakan, aturan mudik ini diseluruh sejalan dengan aturan yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat.

"Prinsipnya mudik kebijakannya dilarang. Karena itu sudah merupakan kebijakan pusat, kami Kota Bandung sama dengan pusat," kata Oded usai memimpin rapat terbatas (ratas) bersama Forkompimda Kota Bandung di Balai Kota Bandung, Jumat (23/4/2021).

Ia mengungkapkan pada pelaksanaannya nanti dari Tanggal 22 April sampai 24 Mei, terminal, stasiun dan bandara ditutup sementara.

"Teknis di lapangan, kalau untuk kendaraan umum secara teknis semua terminal tutup, bandara dan stasiun ditutup sementara," ungkapnya.

Diakuinya yang akan menjadi persoalan yakni kendaraan pribadi. Pihaknya akan bekerjasama lintas wilayah untuk melakukan penyekatan.

"Jadi persoalan bagi kendaraan pribadi, tentu untuk kendaraan pribadi, kita akan memperkuat koordinasi lintas wilayah," ujarnya.

Untuk titik penyekatan, pihaknya akan berkoordinasi dengan wilayah lain dan menunggu intruksi dari Provinsi Jawa Barat.

"Nanti tim teknis di bawah komando Pak Sekda akan adakan rapat koordinasi lintas wilayah sambil nunggu kebijakan dari Provinsi Jabar. Prinsipnya rapat koordinasi suatu keniscayaan," jelas Oded.

Sementara itu, Oded menyebut, untuk mudik lokal atau masih di wilayah Bandung Raya diperbolehkan. "Mudik lokal boleh, wilayah Bandung Raya masih," sebutnya.

Begitupun dengan wisata di wilayah Bandung Raya diperbolehkan. Namun untuk warga luar kota, Oded kembali menegaskan tidak boleh mudik dan berwisata ke Bandung.

"Wisata hanya untuk wilayah Bandung. (Tapi) baik wisata atau mudik dari luar kota enggak boleh," ujarnya.

Ia menyebut warga yang nantinya tidak terhalau penyekatan akan dikarantina di wilayahnya masing-masing.

"Kalau ada yang lolos, akan dikarantina di RT/RW, kalau ada yang lolos ya," kata Wali Kota Bandung Oded M Danial di Pendopo Kota Bandung, Jumat (23/4/2021).

Sementara itu, Sekda Kota Bandung Ema Sumarna mengatakan, jika ada yang lolos sesuai surat edarkan Kemendagri, harus dikarantina.

"Lolos mudik, sudah ada edaran pemerintah pusat tentang PPKM, jadi budaya lapor itu wajib dilakukan, 1x24 jam di monitor," ujar Ema.

"Mereka datang dari zona merah, mereka di karantina," tambah Ema.

Jika rumahnya tidak layak untuk melakukan karantina, aparat setempat yang akan menyediakan tempat karantina.

"Kalau di rumahnya tidak layak melakukan karantina ditangani satgas di wilayahnya. Jika OTG bisa ditangani kewilayahan, kalau sudah fatal dibawa sama faskes," jelasnya.

(wip/mud)