Warga di Sukabumi Kaget Dinding Rumahnya Jebol Diterjang Longsor

Syahdan Alamsyah - detikNews
Minggu, 18 Apr 2021 03:25 WIB
Tembok rumah warga di Sukabumi jebol diterjang longsor
Tembok rumah warga di Sukabumi jebol diterjang longsor (Foto: Istimewa)
Sukabumi -

Jajat, warga Kampung Paragajen RT 02 RW 04 Desa Nagrak Utara, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi kaget bukan main saat tiba-tiba material tanah menjebol dinding kamar rumahnya usai buka puasa bersama keluarganya.

Tidak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut, hanya material tanah mengancam dinding rumah lainnya. Posisi rumah Jajat berada di dekat tebing, posisi antara rumah dengan tebing tanah tersebut rapat.

"Kejadian sekitar pukul 18.30 WIB, Sabtu (17/4/2021). Longsoran tebing sepanjang 3 meter dengan tinggi 3 meter menjebol dinding rumah korban. Saat kejadian hujan deras memang terjadi di lokasi," kata Anita Mulyani, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sukabumi.

"Kondisi demikian masih mengancam bagian dinding lainnya sekitar 7 meter karena dinding rapat dengan tanah terjal," sambung Anita.

Akibat kejadian itu pemilik rumah membersihkan material longsoran dan memindahkan barang berharga dari ruangan ke ruangan lain.

"Kerugian ditaksir mencapai Rp 16 juta, kebutuhan darurat yakni bronjong dan TPT di tebing dekat rumah warga tersebut," ujar Anita.

Masih di lokasi yang sama, longsor juga memutus akses jalan kabupaten yang menghubungkan antara Desa Nagrak Utara - Desa Cihanjawar. Material longsor juga menutup saluran irigasi yang mengairi 25 hektar sawah warga di lokasi tersebut.

"Hujan deras dan lama yang terjadi menyebabkan tanah longsor, longsor bahu jalan panjang 15 meter dan tinggi 3 meter mengancam terputusnya jalan kabupaten akses desa Nagrak Utara - Desa Cihanjawar dan menutup saluran irigasi cacing Cikolawing yang digunakan masyarakat. Dengan pemanfaat sekitar 25 hektar sawah," ungkap Anita.

Saat ini dijelaskan Anita lokasi tersebut sudah dipasangi bambu sebagai peringatan atau rambu. "Aparat kepolisian juga sudah memasang garis polisi di lokasi kejadian," pungkas Anita.

(sya/mud)