Hindari Penyekatan, Pemudik Awal Mulai Melintasi Tol Cipali

Dian Firmansyah, Whisnu Pradana - detikNews
Jumat, 16 Apr 2021 14:16 WIB
Warga pulang kampung duluan melalui Tol Cipali untuk menghindari penyekatan
Warga pulang kampung duluan melalui Tol Cipali untuk menghindari penyekatan (Foto: Dian Firmansyah)

PO Bus di Cimahi Kebanjiran Penumpang Sebelum 6 Mei

Gelombang kepulangan pemudik dari wilayah Kota Cimahi dan sekitarnya tak terbendung kendati ada pelarangan dari pemerintah pusat untuk melakukan mudik Lebaran 2021.

Seperti diungkapkan Rini Indriani (46), pemilik agen penjualan tiket bus Antar Kota-Antar Provinsi (AKAP) di Cimahi. Banyak pemudik yang sudah melakukan pemesanan tiket perjalanan sebelum tanggal 6 Mei.

Pemerintah pusat sendiri melakukan pelarangan mudik Lebaran 2021 terhitung mulai tanggal 6 sampai 17 Mei. Pihak kepolisian bahkan sudah menyebutkan bakal mendirikan 333 pos penyekatan.

"Kan larangan mudik itu tanggal 6-17 Mei, nah sampai tanggal 5 Mei itu banyak yang akan mudik dan sudah memesan tiket dari sekarang," ungkap Rini, Jumat (16/4/2021).

Menurut Rini, puncak mudik tahun ini justru sudah terjadi sebelum bulan puasa atau munggahan. Di mana dalam sehari ia bisa memberangkatkan lebih dari tiga bus ke luar daerah terutama Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Pemudik memilih pulang kampung saat munggahan dan sebelum tanggal 6 Mei lantaran sudah mendengar dan mengetahui kepastian larangan mudik lebaran tahun ini yang diterbitkan pemerintah pusat.

"Kebanyakan ke Wonogiri dan daerah Jawa Tengah lainnya. Karena kebanyakan di Cimahi ini kan para pedagang asal sana (Jawa Tengah)," terang Rini.

Dirinya mengakui ada penurunan harga tiket pada tahun ini. Untuk harga terendah mulai dari Rp 150 ribu dengan tujuan wilayah Jawa Tengah. Sedangkan harga tiket tertinggi mencapai Rp 480 ribu untuk tujuan Denpasar, Bali.

Situasi pada Ramadan tahun ini dinilainya lebih baik dari lebaran tahun 2020 atau saat masa awal pandemi COVID-19. Tahun lalu dirinya sama sekali tidak membuka penjualan tiket lantaran ada larangan mudik secara penuh.

"Sekarang masih mending karena perjalanan dibolehkan meskipun mudik dilarang. Tahun lalu bisa dibilang parah. Saya sampai jualan ayam potong dan telur buat kebutuhan sehari-hari," pungkasnya.

Kepala Seksi Angkutan pada Dinas Perhubungan Kota Cimahi Ranto Sitanggang mengatakan soal kebijakan larangan mudik pihaknya dipastikan bakal mengikuti kebijakan pemerintah pusat.

"Nanti kita akan buat Surat Edaran terkait larangan beroperasi angkutan umum di Cimahi saat larangan mudik berlaku. Kita akan kirim ke agen bus," kata Ranto.

Halaman

(mud/mud)