Ini Motif di Balik Aksi 3 Remaja Bacok Mati Pelajar SMK Sukabumi

Syahdan Alamsyah - detikNews
Rabu, 14 Apr 2021 17:11 WIB
Polisi Tangkap Pembacok Siswa SMK di Sukabumi
Polisi tangkap pembacok siswa SMK di Sukabumi (Foto: Syahdan Alamsyah/detikcom).
Sukabumi -

Tiga orang pelajar terpaksa harus berurusan dengan aparat penegak hukum karena terlibat pembacokan yang berujung tewasnya AF (17). Saling ejek lewat status aplikasi perpesanan diduga menjadi pemicu dibalik peristiwa tersebut.

F alias Kiko, remaja berusia 16 tahun ditangkap polisi karena terlibat dalam kejadian itu. Ia hanya bisa menunduk saat ditanya petugas seputar aksinya itu. Dia mengaku tersulut emosi hingga ikut-ikutan melayangkan celurit kecil ke arah tangan korban.

"Bacok pakai celurit ke arah tangan korban, setelah itu saya langsung angkut teman saya. Mereka duluan yang mengajak duel," ucap F kepada wartawan di Mapolsek Cibadak, Rabu (14/4/2021).

Sambil menunduk, ia memainkan jari-jarinya. Di usianya yang masih belia, ia masih belum sadar akan menghadapi konsekwensi hukum.

"Kan gini ada anak (SMK) Teknika, ngajak duel ke SMK Pertanian. Kami 7 orang ketika saya turun sendirian mereka banyakan. Saya langsung membacok, diikuti tiga teman lainnya," ungkapnya.

Kapolres Sukabumi AKBP Lukman Syarif membenarkan kejadian itu dipicu tantangan lewat status aplikasi perpesanan. Tidak ada motif dendam yang melatari kejadian tersebut.

"Alasannya, setelah kita tanyakan kepada anak-anak ini alasan karena ketersinggungan dan saling memanas-manasi, tidak ada hal urgent dendam atau apa," ujar Lukman.

Sebelumnya, polisi menangkap tiga pelaku pembacokan di Sukabumi yang menewaskan seorang pelajar SMK, inisial AF (17). Korban mengalami luka bacok senjata tajam pada Sabtu (10/4).

Tiga tersangka yaitu S alias Adhis (16), F alias Kiko (16), dan I alias Kambing (17). Satu tersangka lagi masih diburu polisi. Para remaja tersebut menempuh pendidikan di SMK Pertanian Cibadak.

"Tiga orang sudah kita amankan. Harapan kita DPO menyerahkan diri, Polres Sukabumi dan Polsek Cibadak melakukan pencarian," kata Kapolres Sukabumi AKBP Lukman Syarif didampingi Kapolsek Cibadak Kompol Maryono ES, Rabu (14/4/2021).

(sya/mso)