Antisipasi Pemudik, Pengurus RT/RW di Cimahi Wajib Siapkan Ruang Isolasi

Whisnu Pradana - detikNews
Rabu, 14 Apr 2021 14:44 WIB
Poster
Ilustrasi (Foto: Edi Wahyono)
Cimahi -

Pengurus RT dan RW di Kota Cimahi sebagai bagian dari Tim Satgas COVID-19 kelurahan diminta bersiaga dan menyediakan ruang isolasi menghadapi kedatangan pemudik bandel dari luar daerah yang sudah banyak curi start.

Pemerintah pusat sendiri sudah menerbitkan pelarangan untuk mudik Lebaran 2021 sebagai upaya meminimalisir penyebaran COVID-19. Aturan tersebut berlaku mulai 6 sampai 17 Mei mendatang.

Plt Wali Kota Cimahi Ngatiyana mengatakan nantinya tim Satgas COVID-19 tiap kelurahan ditugasi melakukan pemantauan kedatangan tamu ataupun pemudik dari luar daerah yang bakal berlebaran di Cimahi.

"Kalau yang dari luar daerah ke Cimahi tentu nanti kita cek, salah satunya kan dengan PPKM skala.mikro. Nanti dilaksanakan oleh lurah, RW, dan RW. Mereka harus monitor," ungkap Ngatiyana kepada wartawan, Rabu (14/4/2021).

"Kalau ada pendatang kita imbau untuk lakukan isolasi dulu apalagi yang datang dari daerah jauh. Lalu nanti akan kita lakukan swab test. Tugas RW dan RT untuk menyediakan ruang isolasi," kata Ngatiyana menambahkan.

Ngatiyana sendiri sudah meminta agar masyarakat dan ASN Cimahi untuk tidak melakukan mudik lebaran sejak jauh-jauh hari. Hal tersebut bahkan sudah dituangkan dalam surat edaran menindaklanjuti arahan pemerintah pusat.

"Di sini saya sampaikan kita sudah membuat edaran pada ASN dan masyarakat tidak boleh mudik. Sudah disampaikan ke kelurahan sampai tingkat RT dan RW," tegasnya.

Sebelumnya Polda Jawa Barat sendiri tak menampik jika banyak masyarakat yang mulai curi-curi start untuk melaksanakan mudik ke kampung halamannya kendati masih jauh dari hari Lebaran 2021.

Kendati sudah dilarang namun 11 persen masyarakat diyakini tetap memaksakan untuk mudik lebaran 2021. Nantinya hal itu akan menjadi tugas pemerintah daerah untuk melakukan pendataan.

"Tugas dari pemerintah daerah mencari tahu pemudik mana yang sudah sampai di lokasi tujuan. Teknisnya sama seperti tahun lalu dilakukan pendataan pemudik," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Erdi Adrimulan Chaniago.

(mud/mud)