Jabar Hari Ini: Bintang Porno Bogor Ditangkap-Sosok 'Dewa Kipas' Bandung

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 19 Mar 2021 19:23 WIB
Polisi mengungkap kasus video porno di sebuah hotel di Bogor. Konten video mesum yang diproduksi pasangan kekasih itu dijual ke situ porno. Hal itu disampaikan oleh Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Erdi A Chaniago di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Jumat (19/3/2021).
Sejoli Bogor pemeran video porno ditangkap polisi. (Foto: Dony Indra Ramadhan/detikcom)

Sosok 'Dewa Kipas' Asal Bandung

Nama 'Dewa Kipas' membuat geger dunia maya belakangan ini. Dadang Subur si pemilik akun itu menjelaskan pemilihan nick name akun itu. Dadang Subur (60) menjadi sorotan setelah hasil pertandingan melawan pecatur asal Amerika Serikat Levy Rozman menjadi viral di dunia maya.

Ia dengan menggunakan akun Dewa Kipas terkena banned di platform tanding catur online chess.com, karena dituding melakukan kecurangan. Tudingan itu dibantah mentah-mentah oleh sang anak Ali Akbar.

Kini, Dadang membetot perhatian publik lantaran akan melakukan pertandingan persahabatan catur lawan Grand Master Wanita Irene Kharisma. Pertandingan itu akan digelar di studio Deddy Corbuzier di Jakarta, Senin (22/3/2021).

Di balik dua informasi tersebut, ternyata penggunaan nama akun Dewa Kipas oleh Dadang itu bukan nama yang diberikan secara spontanitas. Dadang menceritakan asal-usul penggunaan nama akun tersebut berawal saat ia masih bertugas di Singkawang, Kalimantan Barat.

Kala itu Dadang yang masih bekerja di sebuah perusahaan BUMN, juga aktif terlibat dalam ajang kompetisi tenis meja yang digelar di Kalimantan Barat. Ia pun bahkan belajar langsung teknik bermain pingpong dari Sinyo Supit.

"Dulu saya suka main pingpong di Singkawang. Saya sering belajar dengan pak Sinyo Supit, atlet SEA Games dulu, dulu latihan pakai robot, tangan itu terus bergerak kalau seratus mukul, seratus menang. Enggak boleh miss kanan dan kiri, terus diajarin servis, terus nerima servis," kata Dadang saat ditemui di kediamannya di Kelurahan Pungkur, Regol, Kota Bandung, Jumat (19/3/2021).

Sering berlatih dengan atlet pingpong kawakan, membuat Dadang kerap menjadi kuda hitam di dalam even kejuaraan pingpong yang digelar di Kalimantan Barat. "Pas ada lomba se-Kalbar (Porprov 2006), begitu lawannya berat bisa saya kalahkan, ada pemain pingpong unggulan, bisa dikalahkan," ujar Dadang.

Sampai akhirnya julukan Dewa Kipas meluncur dari rekannya, seorang pengusaha. Rekannya tersebut ingin melihat bat yang digunakan Dadang dalam setiap laganya.

"Coba pak Dadang lihat lihat bat-nya, kata dia. Inilah si Dewa Kipas, katanya," kenang Dadang.

Kebetulan saat itu, Dadang menggunakan bat DHS Hurricane King yang kerap digunakan oleh petenis meja dunia Wang Liqin. "Dewa Kipas itu mulai dari sini. Memang harga bat-nya agak mahal, saat itu Rp 2 juta. Hurricane King ni dipakai juara dunia dari China Wang Liqin. Makanya enggak pikir panjang saya pakai bat ini," katanya.

"Setelah itu saya dikenal sebagai Dewa Kipas di dunia pingpong," kata dia menambahkan.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4 5