Jabar Hari Ini: Bintang Porno Bogor Ditangkap-Sosok 'Dewa Kipas' Bandung

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 19 Mar 2021 19:23 WIB
Polisi mengungkap kasus video porno di sebuah hotel di Bogor. Konten video mesum yang diproduksi pasangan kekasih itu dijual ke situ porno. Hal itu disampaikan oleh Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Erdi A Chaniago di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Jumat (19/3/2021).
Sejoli Bogor pemeran video porno ditangkap polisi. (Foto: Dony Indra Ramadhan/detikcom)

Ortu Anthony Ginting-Ridwan Kamil Soroti All England 2021

Tim Indonesia harus dicoret dari All England 2021. Orang tua Anthony Sinisuka Ginting, Edison, turut berkomentar mengenai itu.

Penyebab pencoretan pebulutangkis Indonesia dari turnamen tepok bulu tertua itu setelah seseorang yang sepesawat dengan tim Indonesia terkonfirmasi COVID-19. Karena aturan National Health Service Inggris, Tim Indonesia harus menjalani isolasi mandiri 10 hari, dipastikan tak akan bisa bertanding di sisa All England 2021.

Menanggapi pencoretan pebulutangkis Indonesia, termasuk sang anak, Edison Ginting mengaku amat kecewa dengan keputusan yang diambil penyelenggara. "Keputusan itu sangat mengecewakan. Langkah yang diambil penyelenggara kurang bijak. Akan lebih fair bila semua di tes lagi atau turnamen ditunda," kata Edison saat dihubungi detikcom, Jumat (19/3/2021).

Edison menyebut sebelum bertolak ke Inggris Anthony Ginting cs sudah menjalani vaksinasi COVID-19. Dalam perjalanan untuk berlaga di All England 2021 pun mereka semua menerapkan protokol kesehatan dengan sangat ketat.

"Protokol kesehatan semua sudah diikuti termasuk mereka itu sudah dua kali vaksin COVID-19. Tapi tetap saja, keputusan sudah diambil dan mereka harus isolasi di sana sampai 23 Maret," kata Edison.

Edison menganggap jika pemerintah Indonesia sudah melakukan upaya terbaik untuk menyikapi pencoretan pebulutangkis Indonesia. Dirinya justru menganggap jika penyelenggara hanya cari aman.

"Pemerintah sudah melakukan upaya terbaik menurut saya. Hanya penyelenggara yang tidak berupaya maksimal melakukan tugas dan membuat keputusan yang tidak mengakomodir kepentingan perbulutangkisan. Mereka tidak mempertimbangkan akibat dari keputusan itu. Mereka cari aman saja," ucap Edison.

Sebanyak 20 dari 24 kontingen Indonesia mendapat surat elektronik yang meminta mereka untuk mengisolasi diri. Berdasarkan informasi yang dihimpun, pebulutangkis Indonesia yang tidak bisa mentas di All England 2021 lantaran sudah lebih dulu dinyatakan kalah WO oleh panitia di antaranya Fajar/Rian, Praveen/Melati, dan Anthony Ginting. Ketiga wakil Indonesia itu sudah melancarkan protes lewat Instagram kepada BWF selaku federasi bulutangkis dunia.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil ikut prihatin terkait didepaknya kontingen Indonesia dari turnamen bulu tangkis All England. Menurutnya keputusan tersebut sangat tidak adil.

Pria yang akrab disapa Kang Emil meluapkan rasa kecewanya itu melalui akun pribadi media sosialnya. Dia berharap para atlet bulu tangkis Indonesia tetap bersemangat dan mendoakan yang terbaik. "Ikut prihatin atas keputusan diskualifikasi yang diterima oleh tim bulu tangkis Indonesia dari perhelatan All England karena satu pesawat dengan salah seorang penumpang anonim yang terpapar Covid," tulis Ridwan Kamil, Jumat (19/3/2021).

Sekadar diketahui, kabar diskualifikasi tim dari Indonesia ini dikarenakan menggunakan pesawat dari Turki. Sementara di Turki kasus COVID-19 tengah mengganas. "Mungkin pemerintah Inggris khawatir dan minta atlet asal Indonesia untuk isoman. Padahal dalam hemat saya bisa lakukan tes PCR tiap hari kepada atlet jika perlu," ujar Emil.

"Namun itu adalah konsekuensi dari kebijakan pemerintah Inggris dan panitia," katanya.

Ia berharap keputusan ini bisa berlaku adil bagi semua tim dari negara lain. Emil mendoakan agar tim bulu tangkis Indonesia tetap berprestasi dan tak patah semangat. "Tetap semangat untuk the Minions dan the Daddies dan kawan-kawan tim Bulutangkis Indonesia. Doa dari kami di tanah air," kata Emil.

Sementara itu pada unggahan yang kedua, Ridwan Kamil menyampaikan protes dengan mengirimkan komentar ke akun Instagram resmi All England. Ia menulis komentar mengenai tes COVID-19 bagi semua atlet yang datang. "Kenapa tidak melakukan tes covid kepada semua atlet yang datang, dan tes covidnya dijadikan setiap hari, jika itu diperlukan. Anda menerapkan kebijakan itu kepada tim Denmark, India dan Thailand, kenapa tidak untuk Indonesia? itu sangat tidak adil dan tidak profesional," tulis Emil.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4 5