19 Rumah Rusak Diterjang Angin Kencang di Pangandaran

Faizal Amiruddin - detikNews
Kamis, 04 Mar 2021 11:58 WIB
Petugas tengah mengevakuasi pohon tumbang yang menimpa rumah warga di Pangandaran.
Petugas mengevakuasi pohon tumbang yang menimpa rumah warga di Pangandaran. (Foto: dok.Tagana Pangandaran)
Pangandaran - Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi Rabu (3/2) sore membuat belasan rumah di Kecamatan Padaherang dan Mangunjaya, Kabupaten Pangandaran, porak poranda. Total ada 19 rumah yang rusak.

Ketua Tagana Kabupaten Pangandaran Nana Suryana mengatakan sebagian anggota sudah menyebar di lokasi bencana. "Kami pun meluncurkan tim bantuan untuk melakukan evakuasi dengan peralatan lengkap," kata Nana, Kamis (4/3/2021).

Kerusakan belasan rumah tersebut umumnya disebabkan tertimpa pohon tumbang. Pohon tumbang yang menimpa rumah warga lumayan besar sehingga evakuasi pun dilakukan hingga Kamis pagi karena perlu menggunakan peralatan yang memadai.

Nana menjelaskan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Hanya satu orang warga di Mangunjaya mengalami luka ringan akibat tertimpa genteng yang berjatuhan.

"Ada seorang warga luka di kepala akibat tertimpa genting. Tapi kerugian material lumayan besar, terutama yang empat rumah karena tertimpa pohon," ucap Nana.

Dia menambahkan bencana angin memiliki risiko tinggi terutama bagi rumah warga yang berada dekat dari tegakan pohon. Apalagi kebiasaan warga yang menanam pohon rawan tumbang di sekitar rumah turut mempengaruhi potensi musibah tersebut.

"Hampir 80 persen rumah di Pangandaran banyak pohon albasia yang ditanam di sekitar rumah dan itu sangat riskan karena akarnya juga tidak kuat menahan terpaan angin kencang," ucapnya.

Nana mengimbau warga yang di sekitar rumahnya ada pohon albasia dan pohon rawan tumbang lainnya agar selalu waspada jika terjadi tiupan angin kencang. Jika memungkinkan sebaiknya ditebang. Menurutnya, hal itu beresiko apalagi cuaca saat ini ekstrim dengan adanya angin kencang dari arah timur.

"Karena memang sekarang ini musim peralihan ke angin timur, dan rawan. Kita sudah melaporkan ke pihak BPBD dan Dinsos Pangandaran, untuk diproses mengenai pemberian bantuan," kata Nana.

Simak juga 'Hujan Disertai Angin, Baliho di Tasikmalaya Roboh-Menimpa Mobil':

[Gambas:Video 20detik]



(bbn/bbn)