Jabar Hari Ini: 39 Warga KBB Kena Corona Usai Ziarah-Gage Bogor Disetop 2 Pekan

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 02 Mar 2021 19:48 WIB
Poster
Ilustrasi virus Corona (Ilustrator: Edi Wahyono)

Gage Bogor Disetop Dua Pekan

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menyetop sistem ganjil genap (gage) kendaraan bermotor yang biasa diterapkan setiap akhir pekan. Alasannya, kata Bima, agar roda perekonomian masyarakat kembali menggeliat dan meningkat.

"Karena langkah-langkah kita selalu terukur berdasarkan data-data, maka kami dua minggu ke depan meniadakan ganjil genap sambil terus melakukan evaluasi," kata Bima usai rapat evaluasi penanganan COVID-19 bersama Forkopimda Kota Bogor, Selasa (2/3/2021).

Menurut dia, penghentian sementara aturan ganjil genap setiap akhir pekan dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. "Jadi ada sedikit relaksasi sedikit dua minggu ke depan, untuk kita mendorong ekonomi. Walaupun sebetulnya sektor ekonomi juga membaik," ucapnya.

"Tadi disampaikan dalam rapat, hunian hotel mulai membaik, kunjungan pasar juga mulai membaik. Karena datanya bagus seperti itu, dua minggu ke depan ganjil genap tidak dilanjutkan," tutur Bima menambahkan.

Ia menjelaskan berdasarkan data-data dalam seminggu terakhir menunjukkan persoalan COVID-19 di Kota Bogor mulai membaik. Bima menegaskan setiap kebijakan selalu tepat diterapkan.

"Angka Covid trennya turun terus, kemudian angka kesembuhan naik, angka kematian juga turun. Angka ketersediaan tempat tidur atau BOR juga semakin. Kita lihat ini kenyataannya dampak dari vaksin yang mungkin sudah mulai bekerja. Kemudian juga dampak dari berbagai macam kebijakan kita, dari satgas dan forkopimda seperti PPKM mikro dan ganjil genap," tutur Bima.

Sekadar diketahui, aturan ganjil genap di Kota Bogor yang diberlakukan setiap akhir pekan itu sebenarnya dinilai efektif dalam menurunkan angka positif COVID-19 dan mengurangi titik kerumunan. Namun, Bima memilih menyetop sistem ganjil gemap ini dengan alasan untuk meningkatkan perekonomian warganya.

"Karena kita ingin rem dan gas ini, dilakukan dengan tepat sesuai dengan data-data tadi," kata Bima.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Susatyo Purnomo Condro meminta agar masyarakat tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan meski ganjil-genap ditiadakan selama dua pekan. "Karena kalau angka Covid naik lagi, dua minggu ke depan bisa jadi kami akan kembali melaksanakan ganjil genap," ucap Susatyo menegaskan .

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4 5