Harapan Masyarakat Karawang untuk 100 Hari Kerja Cellica-Aep

Yuda Febrian - detikNews
Jumat, 26 Feb 2021 18:48 WIB
Cellica Nuracahdiana saat dilantik jadi Bupati Karawang oleh Gubernur Jabar Ridwan Kamil.
Bupati Karawang Cellica saat dilantik (Foto: Dok. Humas Jabar)
Karawang -

Bencana banjir, kerusakan lingkungan hidup, kekeringan, abrasi, pengangguran, dan kemiskinan menjadi masalah klasik di Kabupaten Karawang. Permasalahan tersebut tentunya menjadi tantangan bagi pasangan Cellica-Aep yang resmi dilantik sebagai Bupati-Wakil Bupati Karawang periode 2021-2024.

100 hari kerja ke depan apakah mampu mewujudkan harapan masyarakat?

Harapan- harapan itu pula diungkapkan oleh Yudi Wibiksana (50) dari Koordinator Masyarakat Karawang Bersatu (MKB). Dikatakannya, permasalahan Karawang saat ini hampir sama seperti tahun-tahun sebelumnya, namun tentunya semakin tahun dampaknya semakin meluas di berbagai wilayah.

"Sebenarnya masalahnya klasik, apalagi soal bencana yang tiap tahun semakin meluas, dan solusi perbaikan belum mampu diwujudkan secara nyata oleh para pemilik kebijakan," kata Yudi saat diwawancarai, Jum'at (26/2).

Selain itu, dari kasus kerusakan lingkungan, penindakan hukumnya tidak pernah tuntas diurusi oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang.

"Siapa yang tidak tau, kerusakan gunung Sinalanggeng, pencemaran sungai Citarum, dan kerusakan karst di Karawang Selatan. Hingga saat ini belum ada yang mampu menuntaskan permasalahannya hingga ranah persidangan," tuturnya.

Sementara itu, Pembina Pemuda Pecinta Lingkungan (Pepeling) Nasam Wijaya (40) yang juga warga di Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat. Mengungkapkan hal sama, Nasam menjelaskan, lebih dari 10 tahun desanya mengalami banjir yang cukup parah, dan hingga saat ini desanya kembali mengalami banjir.

"Saya tinggal di Desa Karangligar, dan selama saya tinggal dari tahun 2010 hingga saat ini banjir selalu hadir ke desa saya, dan kini pun sama," jelasnya.

Kata Nasam kembali, solusi perbaikan atau pengurangan risiko bencana sering diwacanakan pemkab, namun belum pernah direalisasikan.

"Kalau wacana sering diungkapkan oleh berbagai pihak, dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Gubernur Ahmad Heryawan, Gubernur Ridwan Kamil. Namun kenyataanya hingga saat ini wacana itu tidak pernah tercipta," akuinya.

Harapannya, kata Nasam, kepemimpinan Cellica-Aep mampu mewujudkan perbaikan, dan pemulihan terhadap permasalahan yang terjadi di Karawang.

"Saya berharap bupati, dan wakil bupati baru kali ini lebih cepat tanggap untuk mewujudkan solusi terbaik bagi permasalahan yang ada," tandasnya.

Simak Video: 26 Februari 2021, Pemerintah Mulai Lantik Kepala Daerah Terpilih

[Gambas:Video 20detik]



Hal itu pula, yang diharapkan oleh Yudi, diharapkannya, kepemimpinan Cellica-Aep berani bertindak secara tegas, dan berani jujur atas apa yang terjadi dalam segala hal perbaikan.

"Saya berharap bupati, dan wakil bupati Karawang saat ini harus bertindak tegas atas perusak lingkungan yang ada di Karawang, juga berani jujur atas perbaikan permasalahan yang terjadi, hingga publik mampu bersinergi dalam kemajuan Karawang," tandasnya.

Sebelumnya, pasangan nomor urut 2 itu unggul dari pasangan calon Jimmy dan Yessi dengan perolehan suara yang timpang jauh yakni 60,05 persen, berdasarkan hasil rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karawang.

Cellica-Aep mengajukan diri menjadi kandidat dalam Pilkada Karawang 2020. Berikut janji politik kampanyenya yang terekam di seluruh Karawang :

Petahana Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana mengatakan, dia dan Aep akan melanjutkan pembangunan yang belum terealisasi ketika nanti memimpin Karawang periode 2021-2024.

"Kita akan melanjutkan pembangunan yang pada hari ini belum bisa kami selesai kan nanti akan kami selesaikan tuntas 100 persen," Cellica Nurrachadiana lantangnya di KPU Karawang, pada pendaftaran silam.

"Namun perbaikan pastinya ada dan masyarakat pasti merasakan hal itu," katanya lagi.

Menurut Cellica, kepemimpinannya selama lima tahun ini dirasa belum cukup sehingga bersama Aep Syaepulloh akan melanjutkan kembali perjuangan. Selain itu, dia menuntaskan pembangunan di Kabupaten Karawang.

Sementara itu, Aep Syaepulloh mengatakan, kemampuannya di bidang infrastruktur bakal diterapkannya untuk kemajuan Karawang. Dia mengklaim bahwa dirinya salah satu putra daerah yang bisa mengerjakan proyek nasional. Mungkin saya salah satu putra daerah yang bisa mengerjakan proyek nasional seperti infrastruktur bendungan.

(mud/mud)