Sungai Meluap dan Rob, 8 Kecamatan di Cirebon Terendam Banjir

Sudirman Wamad - detikNews
Senin, 08 Feb 2021 12:50 WIB
Banjir di Cirebon
Banjir di Cirebon (Foto: istimewa)
Cirebon -

Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, sejak kemarin hingga hari ini menyebabkan sejumlah sungai meluap. Sebanyak delapan kecamatan di Kabupaten Cirebon terendam banjir.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cirebon Alex Suheriyawan menyebutkan delapan kecamatan yang terdampak banjir di antaranya, Kecamatan Susukan, Plered, Tengahtani, Gunungjati, Panguragan, Waled dan Gebang. Alex mengatakan saat ini air mulai surut di beberapa kecamatan.

"Kecamatan Susukan ada tiga desa yang terdampak, yakni Bunder, Gintung dan Bojong. Tinggi muka air (TMA) di Desa Bojong mencapai sekitar 30 sentimeter, Desa Bunder sekitar 10 sentimeter, dan Gintung mulai surut," kata Alex kepada detikcom melalui pesan singkatnya, Senin (8/2/2021).

Alex mengatakan ketinggian air di desa tersebut sempat mencapai 90 sentimeter, namun kondisi saat ini mulai surut. Menurut Alex, banjir yang merendam Desa Gintung dan Bojong diakibatkan meluapnya Sungai Ciwairingin.

"Untuk Kecamatan Plered akibat hujan deras dan Sungai Cikenanga meluap. Kecamatan Klangenan juga sama, meluapnya Sungai Dauan Kalong. Termasuk Kecamatan Tengahtani, karena sungai meluap dan hujan deras," kata Alex.

Kondisi serupa juga terjadi di Kecamatan Waled dan Panguragan. Kedua kecamatan ini terendam banjir akibat sungai meluap, yakni Sungai Ciberes dan Winong. "Kalau Kecamatan Gebang ini dampak dari rob. TMA sekitar 70 sentimeter," kata Alex.

Saat ini petugas gabungan masih menyisir dan bersiaga di lokasi yang terdampak banjir. Beberapa wilayah yang terdampak mulai surut.

(bbn/bbn)