Terpapar Corona, Bupati-Wabup Pangandaran Tidak Divaksinasi

Faizal Amiruddin - detikNews
Rabu, 27 Jan 2021 17:28 WIB
Bupati Pangandaran Jeje dinyatakan positif Corona
Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata (Foto: Faizal Amiruddin/detikcom)
Pangandaran -

Pemkab Pangandaran menerima 3.200 dosis vaksin COVID-19. Jadwal vaksinasi berlangsung 2 Februari 2021. Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata dan Wakil Bupati Pangandaran Adang Hadari tidak menjalani vaksinasi karena terpapar virus Corona.

"Nanti mulai tanggal 2 Februari mulai diberikan. Tapi Bupati, Wakil Bupati dan saya tidak akan mendapatkan vaksinasi. Karena bupati, wakil bupati dan saya sudah terpapar COVID-19," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran Yani Ahmad Marzuki menerima kiriman vaksin Corona dari Pemprov Jawa Barat, Rabu (27/1/2021).

Yani menjelaskan jumlah vaksin COVID-19 yang diterima saat ini berjumlah 3.200 dosis. Jumlah tersebut akan dialokasikan untuk vaksinasi 1.600 tenaga kesehatan di Pangandaran.

"Masing-masing akan menerima dua dosis vaksin, diberikan dengan selang waktu 14 hari," ucap Yani.

Dia menjelaskan vaksin tersebut harus tersimpan di kotak pendingin dengan rentang suhu 2 sampai 8 derajat Celcius. Jika tidak, sambung Yani, vaksin akan rusak.

Yani meminta PLN bisa menjamin pasokan listrik untuk lokasi penyimpanan vaksin, terutama saat nanti vaksin COVID-19 ini dibawa ke puskesmas di pelosok Pangandaran. "Kalau sekarang semua disimpan di gudang obat RSUD Pandega Pangandaran, kami ada genset. Tapi nanti saat disebar ke puskesmas yang kami khawatirkan. Tapi kami sudah mengirim surat ke PLN dan kami juga akan upayakan genset di seluruh Puskesmas," tutur Yani.

Selain itu, Dinkes Pangandaran telah menyiapkan 200 tenaga kesehatan yang telah diberi pelatihan untuk menyuntikkan vaksin COVID-19. "Untuk petugas vaksin, kami telah melatih 200 orang yang akan melaksanakan tugas vaksinasi di Kabupaten Pangandaran," ucap Yani.

Vaksin COVID-19 yang diterima ini akan diberikan mulai 2 Februari 2021. Selain tenaga kesehatan, ada tokoh masyarakat dan Muspida yang akan divaksinasi.

(bbn/bbn)