Usut Insiden Longsor di Sumedang, Polisi Periksa 7 Orang

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Rabu, 27 Jan 2021 15:19 WIB
Pencarian korban longsor Cimanggung Sumedang diperpanjang 3 hari
Foto: Pencarian korban longsor Sumedang beberapa waktu lalu (Dokumentasi Basarnas).
Bandung -

Polisi masih menggali keterangan terkait penyebab longsor di Sumedang yang menewaskan 40 orang. Polisi juga tengah menyelidiki izin dari pendirian bangunan di sekitar lokasi rawan longsor tersebut.

"Ada beberapa dalam proses pemeriksaan juga yaitu ada beberapa perumahan ya, berapa perumahan yang dibangun di sana. Nah dimintai keterangan," ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Erdi A Chaniago di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Rabu (27/1/2021).

Menurut Erdi, pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui penyebab terjadinya longsor. Sebab, kata dia, diduga penyebab longsor itu perihal drainase di sekitar lokasi.

"karena diduga di situ penyebabnya menimbulkan tanah longsor, karena mungkin saja dari drainasenya ya dengan curah hujan yang tinggi drainase itu seandainya tidak dilakukan pembetonan dan sebagainya, nah ini ketika curah hujan tinggi akan menyebabkan longsor, itu yang sedang diselidiki oleh Polres Sumedang," kata dia.

Erdi menambahkan sejauh ini beberapa orang sudah mulai dimintai keterangan. Termasuk sejumlah ahli yang nantinya akan dimintai keterangan.

"Itu kurang lebih ada enam atau tujuh ya. Dari pengembang, dari ahli baik itu ahlinya seperti ahli tata ruang, kemudian ahli geologi, BMKG, kemudian ahli pidana ya. Apakah kejadian tersebut merupakan bagian dari pelanggaran hukum pidana apa tidak," tuturnya.

Seperti diketahui, longsor menerjang kawasan Cimanggung, Kabupaten Sumedang. Akibat longros tersebut, 40 orang meninggal dunia. Jasad ke-40 orang tersebut berhasil ditemukan dalam operasi SAR selama 10 hari.

(dir/mso)