Gubernur Banten Minta Masyarakat Tak Terpengaruh Hoaks Vaksin Corona

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Selasa, 26 Jan 2021 10:25 WIB
Gubernur Banten Wahidin Halim
Gubernur Banten Wahidin Halim (Foto: dok. Pemprov Banten)
Serang -

Berbagai hoaks dan informasi bohong sempat beredar di tengah masyarakat soal vaksin COVID-19. Bahkan muncul ketakutan dan kekhawatiran jika masyarakat divaksinasi.

Salah satu hoaks yang ramai di media sosial misalnya soal penanaman chip atau sistem pelacakan masyarakat saat divaksinasi. Ini pun beredar termasuk di wilayah Provinsi Banten.

Menanggapi masalah ini, Gubernur Wahidin Halim menyarankan masyarakat tidak terpengaruh informasi dan berita seperti itu yang tidak jelas sumbernya. Ia menyebut tenaga kesehatan yang saat ini menjalani proses vaksinasi, justru dalam keadaan sehat dan tidak mengalami gangguan.

Informasi seperti di atas menurutnya berita bohong dan tidak bisa dipertanggungjawabkan. Bahkan sampai saat ini, ia belum menerima laporan soal gangguan tenaga kesehatan pasca vaksinasi.

"Masyarakat Banten untuk tidak terpengaruh berita hoaks atau bohong begitu. Begitu banyak yang sudah divaksin dan mereka yang sudah divaksin tidak mengalami gangguan apa-apa, mereka sehat-sehat saja," kata Wahidin melalui aplikasi pesan WhatsApp kepada detikcom di Serang, Selasa (26/1/2021.

Dosis vaksin yang diterima Banten memang masih terbatas hanya 83 ribu di tahap pertama. Saat ini, proses distribusi juga sudah diberikan untuk kabupaten dan kota. Warga bahkan yang tinggal di pedesaan, saat tiba vaksin tentunya tidak termakan hoaks dan takut begitu vaksinasi massal dijalankan.

"Tentunya sosialisasi akan dilakukan bertahap," tegasnya.

(bri/mud)