Kasus Melonjak, Kota Serang Zona Merah COVID-19 untuk Pertama Kalinya

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Senin, 25 Jan 2021 22:30 WIB
Poster
Foto: Ilustrasi (Edi Wahyono/detikcom).
Serang -

Penambahan kasus positif COVID-19 di Banten pada hari ini, Senin (25/1/2021) menyentuh rekor sampai 525 kasus positif. Akibatnya, Kota Serang untuk pertama kali jadi zona merah.

Kadinkes Banten Ati Pramudji Hastuti memaparkan bahwa rekor kasus positif Corona disumbang oleh klaster keluarga. Pengetahuan warga tentang virus katanya tidak diimbangi dengan kesadaran dalam menerapkan protokol kesehatan.

"Didominasi olek klaster keluarga. (Ada) peningkatan pengetahuan masyarakat tentang COVID namun tidak diimbangi dengan kesadaran prokes dalam aktivitasnya," kata Ati kepada wartawan melalui aplikasi pesan WhatsApp di Serang.

Ati membeberkan data bahwa zona merah hari ini juga mengalami pergeseran. Jika sebelumnya langganan zona bahaya ada di Kabupaten Serang, saat ini beralih ke Kota Serang sebagai pusat ibu kota. Total yang masih di zona bahaya adalah Tangsel, Kabupaten Tangerang dan Kota Serang dan Cilegon.

Penambahan jumlah pasien terbanyak dari 525 kasus di atas adalah dari Tangsel sebanyak 290 kasus. Kemudian Kota Tangerang 64 kasus, Cilegon 52 kasus, Kabupaten Tangerang 49 kasus, Lebak 34 kasus, Serang 25 kasus dan Kota Serang 11 kasus. Hanya Pandeglang yang hari ini tidak melaporkan penambahan jumlah kasus positif COVID-19.

Akibat rekor penambahan positif ini, akumulasi positif di Banten sudah mencapai 25.880 kasus. Untuk pasien dalam perawatan ada 3.928 orang sedangkan yang sembuh 21.303.

Gubernur Banten Wahidin Halim sendiri telah memperpanjang aturan PPKM di Tangerang Raya. Namun, ia menilai aturan ini malah kurang optimal karena warga semakin acuh atas protokol kesehatan.

"Diperpanjang selama 14 hari mulai hari ini. (PPKM) belum optimal, nggak ada bedanya dengan PSBB. Masyarakat semakin acuh, petugas mulai kelelahan, kamar penuh, pasien semakin banyak kasus konfirmasi meningkat dengan tajam," kata Wahidin Halim melalui aplikasi pesan kepada detikcom.

Menurutnya, Tangerang Raya atau Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Tangsel jadi perhatian Mendagri Tito Karnavian. Daerah ini zona merah dan berdekatan dengan DKI Jakarta. Makanya PPKM diperpanjang sampai dua pekan ke depan.

(bri/mso)