2 Lahan Makam Khusus COVID-19 Disiapkan di Bandung Barat

Whisnu Pradana - detikNews
Senin, 25 Jan 2021 12:12 WIB
Poster
Ilustrasi penanganan jenazah COVID-19 (Ilustrator: Edi Wahyono)
Bandung Barat -

Pemkab Bandung Barat menyiapkan lahan makam khusus jenazah COVID-19 di daerah Cipatat dan Batujajar. Selama ini jenazah pasien yang positif ataupun probable COVID-19 di Bandung Barat dimakamkan di pemakaman umum.

"Lahan di Cipatat itu cukup luas, bisa lebih dari dua hektare, tapi yang akan disiapkan buat COVID-19 sekitar satu hektare," kata Sekretaris Daerah KBB Asep Sodikin, Senin (25/1/2021).

Untuk lahan pemakaman COVID-19 di Batujajar tak lebih luas dari lahan di Cipatat. Namun hal tersebut tak menjadi halangan sebab tetap akan menampung banyak jenazah COVID-19.

"Meninggal karena positif COVID-19 itu rata-rata dimakamkan di pemakaman umum. Atas saran masyarakat, maka akan kami pisahkan. Sebenarnya lahan pemakaman yang disiapkan itu buat umum, tapi nanti ada yang khusus COVID-19 juga," terangnya.

Jumlah warga Bandung Barat yang meninggal karena COVID-19 tidak begitu signifikan. Namun ketersediaan lahan makam khusus COVID-19 tetap harus dilakukan.

"Sejauh ini ada 36 orang yang meninggal positif COVID-19, ya relatif sedikit. Itu beda lagi dengan yang probable COVID-19," kata Asep.

Saat ini Bandung Barat kembali masuk ke zona merah penyebaran COVID-19 meskipun berada di tengah pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Masyarakat tetap diimbau melaksanakan protokol kesehatan secara ketat yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

"Kalau lihat tren kasus positif aktif, kesembuhan, ketersediaan bed, PPKM pasti diperpanjang. Hanya tingkat kematian saja yang relatif rendah. Senin kami akan evaluasi secara menyeluruh," tutur Asep.

Makam khusus COVID-19 ini lahanya tengah dipersiapkan. Rencananya awal Februari ini lahan tersebut dapat difungsikan.

(bbn/bbn)