Sungai Meluap, Banjir Masih Rendam Sejumlah Titik di Cirebon

Sudirman Wamad - detikNews
Selasa, 19 Jan 2021 11:51 WIB
Banjir di Cirebon
Foto: Banjir di Cirebon (Sudirman Wawad/detikcom).
Cirebon -

Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, membuat sejumlah sungai meluap. Dampaknya tujuh kecamatan banjir pada Senin (18/1/2021) kemarin.

Hingga hari ini, sejumlah kecamatan masih terendam banjir. Salah satunya di Desa Suranenggala Kulon, Kecamatan Suranenggala. Seribuan rumah di desa tersebut masih terdampak banjir. Pihak desa membangun dapur umum untuk membantu warga terdampak.

"Sejak kemarin, sampai sekarang masih. Ketinggian kemarin sempat satu meter lebih. Sekarang sekitar 50 sentimeter," kata Kepala Desa Suranenggala Kulon Kasmad saat berbincang dengan detikcom di dapur umum, Selasa (19/1/2021).

Kasmad mengatakan Desa Suranenggala Kulon merupakan wilayah hilir yang dilintasi Sungai Winong. Meluapnya Sungai Winong mengakibatkan banjir.

"Banjir merata, dari sekitar 120 rumah sekitar 1.000 lah yang terdampak. Ini kan karena hujan lebat di wilayah hulu, akibatnya sungai di sini meluap," katanya.

Kasmad mengatakan dapur umum yang didirikan atas inisiatifnya itu hanya membantu. "Kalau besok belum surut, tetap kita buka. Ini pribadi, sehari 3.000 bungkus. Hanya sekali saja pembagiannya," kata Kasmad.

Sebelumnya, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cirebon Alex Suheriyawan menyebutkan total tujuh kecamatan yang terdampak banjir, yakni Suranenggala, Plered, Klangenan, Gunungjati, Susukan, Tengahtani dan Panguragan.

"Penyebabnya intensitas hujan tinggi. Akibatnya, sejumlah sungai meluap. Awal total terdampak emlat kecamatan, sekarang sedianya ada tujuh kecamatan (terdampak)," Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cirebon Alex Suheriyawan kepada detikcom di Pendopo Bupati Cirebon, Jawa Barat, Senin (18/1/2021).

(mso/mso)