Pengakuan Muncikari Sediakan Prostitusi Berkedok Spa di Bandung

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Senin, 18 Jan 2021 18:14 WIB
Polisi Bongkar Prostitusi Berkedok Spa di Bandung
Muncikari prostitusi berkedok spa di Bandung (Foto: Dony Indra Ramadhan)
Bandung - Polisi membongkar praktik prostitusi berkedok pijat dan spa. Muncikari berdalih paket 'esek-esek' hanya ditawarkan ke pelanggan yang kenal.

"Itu (paket all in) ke tamu yang sudah langganan. Kalau bukan, enggak ditawari," ujar RM (24) salah seorang muncikari di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Senin (18/1/2021).

RM berdalih bila jasa spa yang ditawarkan hanya murni pijat biasa. Namun, enam bulan ke belakang, mereka menambahkan paket all in bagi pelanggan.

"Awalnya pure massages. Kalau yang lebih baru enam bulan," katanya.

Untuk harga yang ditawarkan, untuk paket pijat biasa seharga Rp 250 ribu. Sedangkan paket all in sebesar Rp 650 ribu. Duit yang dibayarkan tamu itu pun dibagi dua dengan terapis.

Seperti diketahui, Polisi membongkar praktik prostitusi berkedok pijat dan spa. Dua orang diduga muncikari diamankan."Kalau massages biasa Rp 250 ribu itu ke kasir Rp 200 ribu ke anak Rp 50 ribu. Kalau all in, Rp 650 ribu itu ke kasir Rp 350 ribu ke anak Rp 300 ribu," kata dia.

Praktik prostitusi berkedok spa ini terungkap usai personel Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Bandung mendapat informasi berkaitan dugaan prostitusi berkedok spa di kawasan Ciumbeleuit, Kota Bandung. Polisi pun melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap dua orang diduga muncikari berinisial DS (43) dan RM (24) pada Minggu (17/1) malam.

"Awalnya kita mendapat informasi di salah satu grup diskusi online beredar beberapa spa di Kota Bandung yang menyediakan pelayanan all in atau plus-plus," ujar Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP Adanan Mangopang di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Senin (18/1/2021). (dir/mud)