Setahun Tinggal di Pengungsian, Korban Longsor di Garut Dapat Rumah Baru

Hakim Ghani - detikNews
Senin, 18 Jan 2021 16:40 WIB
Ilustrasi longsor (Andhika-detikcom)
(Foto: Ilustrasi longsor (Andhika-detikcom)
Garut -

Puluhan korban bencana tanah longsor yang terjadi di Talegong, Garut kini sudah tak menghuni pengungsian lagi. Mereka sudah mendapat hunian baru.

Pemda Garut membangun rumah baru bagi para korban bencana tanah longsor di Talegong yang terjadi Februari 2020 lalu.

"Untuk yang korban longsor di Talegong, beberapa hari lalu sudah kita serahkan rumah pengganti kepada korban," ucap Bupati Rudy kepada wartawan, Senin (18/1/2021).

Ada sekitar 28 rumah yang dibangun Pemda untuk korban bencana tanah longsor di Talegong. Rumah-rumah tersebut saat ini sudah dihuni para korban.

Rudy menyebut, rumah puluhan warga yang sebelumnya rusak akibat tersapu material longsor akan dikosongkan. Sebab, lokasi rumah warga dulu yang terletak di Legokbintinu, Talegong sudah tidak memungkinkan untuk dihuni.

"Yang di sana kondisinya sudah tidak memungkinkan lagi. Itu mau kita hutankan," katanya.

Pemda menghabiskan dana Rp 1,2 miliar untuk membangun rumah para korban longsor ini. Bupati Rudy mengklaim langkah itu diapresiasi pemerintah pusat.

"Ini juga diapresiasi oleh BNPB dan oleh pejabat pusat di Jakarta. Mereka kaget bahwa kita memberikan rumah yang layak...sangat layak sekali," tutup Rudy.

Simak video 'Detik-detik Pikap Nyaris Masuk Jurang Terseret Longsor di Garut':

[Gambas:Video 20detik]



(mud/mud)