Polisi Cek Info Rumah Korban Sriwijaya Air Disatroni Maling di Serang

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Minggu, 17 Jan 2021 15:19 WIB
Rumah Korban Sriwijaya Air di Kota Serang Disatroni Maling
Warga menunjukkan internit jebol yang diduga akibat ulah maling. Rumah ini milik salah satu korban pesawat Sriwijaya Air. (Foto: Bahtiar Rifa'i/detikcom)
Serang -

Polisi mengaku belum mendapatkan laporan soal rumah yang ditinggali oleh korban jatuhnya Sriwijaya Air bernama Arneta Faizia (38) di Perumahan Lopang Indah, Kota Serang, disatroni maling.

"Belum ada laporan, nanti saya kasih tahu anggota yang piket," ujar Kapolsek Serang Kompol Hadi Sucipto saat dihubungi melalui sambungan telepon di Kota Serang, Minggu (17/1/2020).

Baik tetangga maupun pemilik rumah memang belum ada yang mendatangi kepolisian. Tapi, anggota diminta langsung ke lokasi untuk mengecek dan menyelidiki informasi tersebut.

Korban Arneta tinggal mengontrak di Perumahan Lopang Indah. Ia jadi korban jatuhnya Sriwijaya Air bersama ketiga anaknya yaitu Foa Nuntius Zai (bayi usia di bawah satu tahun), Umbu Kristin Zai (2) dan Zurisya Zuar Zai (9). Korban mengontrak di perumahan ini sejak beberapa bulan lalu.

Warga setempat, Opung (66) mengatakan informasi tempat tinggal korban disatroni maling dari pembantu yang biasa mengurus rumah pada Sabtu (16/1) sore kemarin. Saat itu pembantu menginformasikan bahwa pintu belakang dalam keadaan terbuka.

"Kan rumahnya nggak ada kunci, kita periksa senter. Pintu belakang terbuka," ujar Opung saat ditemui di lokasi.

Saat diperiksa RT dan warga, genting dan plafon rumah korban ternyata dijebol pelaku. Maling kemudian diduga keluar dari pintu belakang. "Rumahnya rusak genteng 4 digeser, internit jebol," ujarnya.

Berdasarkan informasi dari pembantu, ada beberapa barang katanya yang diambil maling. Seperti sepeda anak-anak, tabung gas dan jemuran korban. "Saya tahu sepeda anak-anak sepeda bayi sama tabung gas sama jemuran handuk. Televisi sama kulkas nggak diambil," ucap Opung.

(bri/bbn)