Pemkab Pandeglang Luncurkan Konten Video Belajar Siasati KBM Online

Rifat Alhamidi - detikNews
Jumat, 08 Jan 2021 10:35 WIB
Poster
Foto: Ilustrasi (Edi Wahyono/detikcom).
Pandeglang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang meluncurkan terobosan baru untuk menyiasati kegiatan belajar mengajar (KBM) online selama pandemi COVID-19. Salah satunya, dengan membuat konten video pembelajaran yang bisa diakses secara mudah oleh siswa dan wali murid.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pandeglang Taufik Hidayat mengatakan gagasan ini muncul lantaran wilayahnya tak bisa secara penuh mengadopsi KBM jarak jauh. Belum lagi, tidak semua wali murid memiliki gadget yang menjadi alat utama untuk mendukung KBM online.

"Kondisi di wilayah kita kan tidak semua orang tua punya HP android. Kalau pun ada yang punya kadang masih terkendala sama sinyal internetnya, makanya kita luncurkan video pembelajaran seperti ini," kata Taufik saat berbincang dengan detikcom di ruang kerjanya di Pandeglang, Banten, Jumat (8/1/2021).

Taufik menjelaskan, video pembelajaran ini dibuat secara langsung oleh guru di setiap tingkatan sekolah. Jadi secara garis besar, para guru itu lah yang paham bagaimana materi pembelajaran menarik harus disajikan kepada siswa.

"Sampai saat ini sudah tercatat ada 1.000 video yang dibuat oleh masing-masing guru di sekolah dan sudah kita launching hari Rabu kemarin. Videonya dibuat secara tematik disesuaikan sama kurikulum di setiap tingkatan, intinya guru-guru tersebut diberi tugas seolah-olah sedang dalam posisi mengajar seperti biasa di kelas," ujar Taufik.

Selain itu, nantinya wali murid di Pandeglang juga tidak lagi harus dipusingkan dengan memperiapkan kuota internet yang besar seperti saat KBM online. Kini, mereka hanya perlu mengunduh video pembelajaran tersebut kemudian memantau anaknya belajar saat di rumah.

"Video pembelajarannya cukup bisa diakses melalui WA, tinggal didownload sesuai tema belajarnya. Dari sini ada dua sisi yang kebetulan bisa langsung tersentuh, guru jadi mudah ngasih materi belajar sama anaknya terus si anak juga jadi lebih aktif lagi saat belajar di rumah," tuturnya.

Gagasan ini, kata Taufik akan dievaluasi selama sebulan sekali. Bahkan untuk menguji sejauh mana efektivitas dari gagasan tersebut, wali murid juga bisa datang ke sekolah untuk mengkonsultasikan bagaimana perkembangan anaknya selama belajar di rumah.

"Ada evaluasinya, nanti kita update terus sama tim di lapangan bagaimana efektivitasnya. Yang jelas, sekarang baru meluncur dulu terus kita monitor secara berkala," ucap Taufik.

Diketahui, Pemkab Pandeglang resmi menunda pembelajaran tatap muka untuk siswa PAUD, TK, SD dan SMP sampai tahun ajaran baru pada Juli 2021. Hal ini sesuai arahan penundaan belajar tatap muka dari Pemprov Banten.

Penundaan tatap muka ini juga karena guru dan murid belum diswab secara massal. Keputusan itu pun diambil setelah Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan dan pihak terkait rapat di Pandeglang dan sepakat mengusulkan penundaan.

Simak juga video 'Tips Bikin Anak Nyaman Selama Belajar di Rumah':

[Gambas:Video 20detik]



(mso/mso)