Kawal Kepemimpinan Marwan-Iyos, Milenial Sukabumi: Siap Kritis

Syahdan Alamsyah - detikNews
Minggu, 13 Des 2020 12:13 WIB
Pendiri GMS Fikri Abdul Azis.
Foto: Pendiri GMS Fikri Abdul Azis (Istimewa).
Sukabumi -

Gerakan Milenial Sukabumi (GMS) menyebut kemenangan pasangan calon bupati-wakil bupati nomor urut 2 Marwan Hamami - Iyos Somantro pada Pilkada Kabupaten Sukabumi sudah semakin dekat. Mereka siap mengawal kepemimpinan pasangan petahana tersebut.

Fikri Abdul Aziz, founder GMS mengatakan data yang bersumber dari Sistem Informasi Rekapitulasi Elektronik (Sirekap) di website KPU sudah menunjukkan angka 84.92 persen penghitungan yang bersumber dari 43.91 TPS dari jumlah keseluruhan 5.171 TPS se-Kabupaten Sukabumi.

"Pasangan Marwan-Iyos sudah memimpin dengan perolehan suara 45,6 persen, disusul pasangan Adjo-Iman 33,4 persen dan Abubakar-Sirojudin 21,0 persen. Ini murni hasil real count KPU melalui Sirekap, artinya kemenangan pasangan yang kami dukung sudah dekat," kata Fikri kepada wartawan, Minggu (13/12/2020).

GMS yang sejak awal mendorong kemenangan pasangan Marwan-Iyos mengaku siap menjadi mitra strategis kepemimpinan Marwan di periode ke dua. Kebijakan kepada masyarakat Sukabumi terutama kalangan milenial disebut Fikri akan terus didorong untuk Sukabumi ke depan.

"Kalangan milenial adalah pemilik tongkat estafet pembangunan kelak, tentu sebagai relawan kami tidak hanya sebagai pendukung kebijakan tapi juga siap kritis kepada pemerintah ketika tiba-tiba mengeluarkan kebijakan yang kurang pas bagi masyarakat khususnya kalangan milenial," ungkap Fikri.

Menurut Fikri, banyak visi dan misi yang dibawa pasangan Marwan-Iyos yang pro kalangan milenial. Mulai dari beasiswa untuk hafiz milenial, pariwisata berbasis kreativitas hingga 'One Village One Product'.

"Untuk industri pariwisata yang selama ini digembor-gemborkan oleh Pak Marwan sudah banyak dirasakan dengan tumbuhnya spot wisata baru yang di dalamnya melibatkan kaula muda di desa-desa, ditambah dengan pancingan kreatif melalui satu desa satu produk unggulan ini juga merangsang anak muda untuk kreatif. Di bidang pendidikan dan keagamaan sudah banyak beasiswa juga yang diberikan Pemkab Sukabumi, belum lagi dalam pelibatan generasi muda dalam dunia pertanian," papar Fikri.

"Harapan ke depan banyak tercipta peluang kerja untuk kaula muda tanpa harus misalkan bekerja ke pabrik atau menjadi buruh migran. Kaula muda Sukabumi ke depan akan dirangsang untuk berpikir bagaimana memajukan daerahnya dengan cukup berpikir kreatif dan mendapat dukungan dari pemerintah daerah," kata Fikri menambahkan.

(sya/mso)