Proyek Infrastruktur Sukabumi Dikebut di Tengah Pandemi Corona

Syahdan Alamsyah - detikNews
Kamis, 03 Des 2020 16:31 WIB
Poster
Ilustrasi pandemi Corona. (ilustrator: Edi Wahyono)
Sukabumi -

Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi tetap menggeber proyek infrastruktur meski terdapat pergeseran anggaran di beberapa titik pekerjaan. Proyek tersebut berlangsung di tengah masa pandemi Corona atau COVID-19.

Kepala Dinas PU Kabupaten Sukabumi Asep Jafar mengatakan ada 100 kilometer jalan yang saat ini masih dan sudah dalam proses penyelesaian pekerjaan. "Meskipun banyak yang terganggu, namun alhamdulillah tetap jalan. Progres pekerjaan sepanjang total 100 kilometer, tapi bukan hanya jalan, pekerjaan irigasi dan jembatan juga kita kebut," kata Asep usai peringatan Hari Bakti PU ke-75 di Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (3/12/2020).

Asep mengklaim adanya capaian pembangunan dalam hal infrastruktur yang dikebut sepanjang 2016-2019. Bahkan, capaian itu melampaui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

"RPJMD yaitu sebesar 54, 85 persen, tingkat kemantapan jalan pada tahun 2016 sebesar 51,11 persen. Lalu pada tahun 2019 menjadi 61,13 persen. Kami mengintervensi sepanjang 1.326,67 kilometer jalan kabupaten. Intervensi tersebut dilakukan dengan melaksanakan pemeliharaan rutin, pemeliharaan periodik," tutur Asep.

Pjs Bupati Sukabumi Raden Ghani Muhammad menjelaskan pemerintah sudah bergerak dalam percepatan proyek infrastruktur dan pelayanan kepada masyarakat. Salah satunya disebut Raden Gani ialah pembangunan Jembatan Cibuni.

"Jembatan itu sudah terbengkalai selama 37 tahun, ini merupakan salah satu proyek strategis Kabupaten Sukabumi. Selain itu, infrastruktur dasar pedesaan juga terus kita dorong pembangunannya melalui dana desa. Hal ini sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan dan telah menghasilkan 2.303 kilometer jalan desa serta 2.850 meter jembatan," ujar Ghani.

Menurut Ghani, agenda pembangunan infrastruktur di Kabupaten Sukabumi belum rampung seluruhnya. "Meski kita semua telah bekerja secara keras, agenda pembangunan infrastruktur di Kabupaten Sukabumi belum selesai. Masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan di tahun yang akan datang," ucapnya.

"Saya berharap kepada keluarga besar Dinas PU Kabupaten Sukabumi untuk dapat meningkatkan disiplin dan semangat kerja. Sebab pembangunan infrastruktur dinilai sebagai kunci penting dalam transformasi ekonomi di wilayah, serta memiliki dampak signifikan bagi kesejahteraan masyarakat," tutur Ghani menambahkan.

(sya/bbn)