Jelang Pilkada Pangandaran, Kapolda Jabar Ingatkan Disiplin Prokes

Faizal Amiruddin - detikNews
Rabu, 02 Des 2020 18:22 WIB
Kapolda Jabar Irjen Ahmad Dofiri
Kapolda Jabar Irjen Ahmad Dofiri (Foto: Dony Indra Ramadhan/detikcom)
Pangandaran -

Kapolda Jabar Irjen Ahmad Dofiri menyebut persiapan Pilbup Pangandaran 2020 sudah cukup bagus. Hal itu diungkap Dofiri usai menggelar rapat koordinasi dengan pemangku kebijakan pelaksanaan Pilbup termasuk kedua pasangan calon di sebuah hotel kawasan pantai barat Pangandaran, Rabu (2/12/2020).

"Semua kesiapan sudah bagus, kami dengan Pangdam sengaja memeriksa kesiapan, sudah bagus," kata Dofiri didampingi Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto.

Dofiri mengatakan kondisi keamanan Pangandaran sepekan menjelang hari pencoblosan kondusif. "Pangandaran daerahnya sudah kondusif," kata Dofiri.

Dalam kesempatan tersebut, dia menekankan soal penerapan disiplin protokol kesehatan pada saat pelaksanaan pemungutan suara Pilkada Pangandaran. "Proses pemungutan suara kan sudah disimulasikan. Jam kedatangan pemilih diatur jamnya agar tak terjadi kerumunan, ada bilik suara khusus bagi yang demam dan sebagainya. Semua harus patuhi protokol kesehatan," tutur Dofiri.

Selain itu, Dofiri menjelaskan pihaknya membentuk satuan tugas untuk memantau konten hoaks berkaitan dengan Pikada di media sosial. "Ada Satgas, kami pantau," kata Dofiri.

Ketua KPU Pangandaran Muhtadin mengatakan kunjungan Forkopimda Provinsi Jawa Barat itu memberikan semangat bagi dirinya dalam menghadapi agenda pemungutan suara Pilbup Pangandaran. "Kami semakin mantap menjalani tahapan Pilkada. Tadi juga kami paparkan poin-poin yang berkaitan dengan Pilkada. Sudah tak ada masalah," kata Muhtadin.

Mengenai adanya TPS yang dianggap rawan gangguan, Muhtadin mengatakan ada 3 wilayah yang dianggap rawan gangguan khususnya gangguan potensi bencana alam. "Lokasinya ada di tiga kecamatan yakni Kalipucang, Sidamulih dan Cigugur. Itu rawan gangguan bencana alam," ujar Muhtadin.

(bbn/bbn)