Jalan Penghubung Kecamatan di Ciamis Ambles Akibat Pergerakan Tanah

Dadang Hermansyah - detikNews
Selasa, 01 Des 2020 10:39 WIB
Jalan penghubung kecamatan di Ciamis ambles akibat pergerakan tanah
Jalan penghubung kecamatan di Ciamis ambles akibat pergerakan tanah (Foto: Istimewa)
Ciamis -

Hujan deras di wilayah Kabupaten Ciamis menimbulkan pergerakan yang mengakibatkan jalan penghubung antar kecamatan ambles dan nyaris putus, Selasa (1/12/2020).

Jalan Angsana - Gunungkelir ini berlokasi di Blok Pasirnagara, Desa Sidamulih, Kecamatan Pamarican. Menghubungkan Pamarican-Langkaplancar Pangandaran melewati Desa Sidamulih dan Desa Sukasari Kecamatan Cidolog.

Akibatnya kini kendaraan roda 4 tidak bisa melintas, sehingga aktivitas terhambat. Sedangkan roda dua masih bisa melintas namun harus berhati-hati.

"Menurut laporan warga pergerakan tanah terjadi sekitar pukul 03.30 WIB. Panjang jalan amblas ini sekitar 35 meter dengan kedalaman variatif, yang paling dalam itu 1,2 meter. Statusnya jalan kabupaten," ujar Sekretaris Camat Pamarican Agus Yani saat dihubungi detikcom, Senin (1/12/2020) pagi.

Agus Yani menjelaskan peristiwa pergerakan tanah hingga jalan amblas sempat terjadi beberapa waktu di lokasi yang sama. Belum lama ini jalan tersebut telah mendapat berbaikan bahkan sudah dihotmix.

"Sekarang akibat hujan deras pergerakan tanah kembali terjadi. Jalan amblas dan kendaraan tidak bisa melintas, terutama untuk roda 4 dan roda 6," jelasnya.

Agus menyebut jalan tersebut cukup vital sebagai akses perekonomian warga antar Kecamatan di Ciamis hingga Kabupaten Pangandaran. Sementara untuk roda 4 yang akan menuju Cidolog dan Pangandaran harus mengambil jalur alternatif lain yang jaraknya cukup jauh.

Sementara itu, Anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) Ciamis Baehaki Efendi membenarkan peristiwa itu. Pihaknya telah terjun langsung ke lokasi kejadian.

Tagana dan masyarakat kini menutup jalan tersebut agar tidak ada kendaraan yang melintas, karena khawatir pergerakan tanah terus terjadi dan berpotensi menyebabkan longsor.

"Kondisinya jalan amblas nyaris putus kedalaman 1,2 meter. Jalan tidak bisa dilalui sehingga warga mencari jalan alternatif lain," jelasnya.

(mud/mud)