Jelang Pilkada, Tangsel-Cilegon-Serang Kembali Zona Merah COVID-19

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Senin, 30 Nov 2020 20:44 WIB
ilustrasi pilkada serentak 2015
Foto: Ilustrasi oleh Zaki Alfarabi
Serang -

Jelang pelaksanaan Pilkada Serentak pada 9 Desember 2020 mendatang, tiga daerah di Banten kembali masuk zona merah COVID-19. Tiga daerah itu adalah Kabupaten Serang, Cilegon dan Tangerang Selatan (Tangsel).

Berdasarkan data yang ada selain tiga daerah tersebut, Kota Tangerang juga masuk ke dalam zona merah COVID-19. Namun daerah tersebut tidak menggelar Pilkada seperti tiga daerah lainnya.

Berdasarkan data yang disampaikan Satgas COVID-19, khusus Kota Cilegon sudah dinyatakan zona merah sejak hampir dua pekan ke belakang. Namun, baru pada hari ini penambahan zona merah terjadi di Serang, dan Tangsel setelah sebelumnya berada di zona oranye dalam beberapa pekan ke belakang.

Sejauh ini hanya Kabupaten Pandeglang daerah yang menggelar Pilkada berada di zona oranye. Daerah ini memiliki pasien Corona yang masih dirawat sebanyak 72 orang, sembuh 260 orang dan meninggal 11 orang.

Di Kabupaten Serang, jumlah pasien masih dirawat sebanyak 262 orang, Kota Cilegon 78 orang, dan Tangsel di angka 453 orang.

Jumlah total kasus se-Banten sendiri dari delapan kabupaten kota yaitu 13.339 kasus dengan jumlah pasien masih dirawat sebanyak 2.021 orang.

Untuk penambahan pasien di Banten sendiri masih naik turun. Pada hari ini penambahan di angka 143 orang. Angka ini lebih rendah dibandingkan pada Minggu (29/11) kemarin yang jumlah penambahannya mencapai 275 pasien dan pada Sabtu (28/11) mencapai 151 pasien.

Sebagai daerah yang berdekatan dengan DKI Jakarta, Banten juga masih menerapkan PSBB. Aturan ini bahkan diperpanjang sampai tahap ketiga yang durasinya sampai sebulan penuh. PSBB baru berakhir pada 12 Desember dan belum diketahui apakah gubernur Banten akan melakukan perpanjangan atau tidak.

(bri/mso)