Alami Lonjakan Pasien Corona, RSHS Tambah Kapasitas Ruang Perawatan

Siti Fatimah - detikNews
Rabu, 25 Nov 2020 16:21 WIB
RSHS Bandung
Foto: RSHS Bandung (Muklis Dinillah/detikcom).
Bandung -

Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung mencatat hingga hari ini, Rabu (25/11/2020) jumlah pasien yang dirawat mencapai 109 orang. Direktur Perencanaan, Organisasi, dan Umum RSHS Muhammad Kamaruzzaman mengatakan lonjakan terjadi di bulan November 2020.

"Kalau dibandingkan dengan bulan-bulan yang lalu memang November ini terjadi peningkatan yang cukup signifikan, dan menyebabkan kita terus melakukan upaya-upaya peningkatan kapasitas dan juga peningkatan kuantitas daripada tempat perawatannya. Bed nya kita tambah," kata Kamaruzzaman kepada wartawan.

Dia mengatakan, secara rinci mengenai jumlah pasien di masing-masing ruangan. Untuk ruang High Care Unit (HCU) ada 11 orang yang saat ini sudah ditingkatkan kapasitasnya menjadi ICU untuk perawatan-perawatan yang lebih kritis dan berat.

Kemudian di gedung kemuning lantai satu terdapat 22 pasien, lantai dua ada 28 pasien, lantai tiga ada 26 pasien, dan lantai empat ada 12 pasien. "Lantai empat ini yang dulunya kita pakai untuk pasien yang sudah negatif atau sudah sembuh kita pindahkan biasanya lantai empat, tapi sekarang sudah diatur oleh Pemda ke BPSDM," jelasnya.

Lebih lanjut, gedung kemuning secara total bertambah kapasitasnya menjadi 139. Mengenai daya tampung di RSHS saat ini, dia mengatakan, setidaknya yang terisi sudah mencapai 87 persen.

Seluruh lantai 1-4 gedung kemuning digunakan sebagai ruang perawatan pasien COVID-19. Masing-masing kapasitas berbeda-beda, misalnya saja untuk gedung kemuning lantai 2 dan 3 yang asalnya menampung 24 pasien kini bertambah menjadi 32 pasien.

Ruang IGD pun yang berkapasitas lima orang, saat ini mengalami antrian sehingga terdapat 18 orang yang masih menunggu konfirmasi positif atau tidak. "Karena pasien saat ini mengantri sehingga di IGD sendiri ada 18 orang, 9 ada di IGD-nya dan tiga masih di antrium dan 6 lainnya lagi masih antri. Jadi biasanya kita pelacakan dulu," imbuhnya.

Sejauh ini, kata dia, pasien-pasien COVID-19 yang dirawat di RSHS kebanyakan berasal dari luar namun tidak sedikit di antaranya dari Kota Bandung. Kamaruzzaman juga mengungkapkan, rata-rata riwayat pasien positif ini dari pertemuan di luar layanan kesehatan.

"Berdasarkan data kami menunjukkan kebanyakan dari pertemuan-pertemuan di luar layanan kesehatan. Bukan di Rumah Sakit Hasan Sadikin, justru pertemuan-pertemuan di luar seperti keluarga atau tadi yang saya katakan kerumunan-kerumunan pariwisata dan tempat hiburan," ujarnya.

(mso/mso)