Hati-hati Lewati Tanjakan Naga di Punclut, Banyak Mobil Mogok

Whisnu Pradana - detikNews
Sabtu, 31 Okt 2020 14:35 WIB
Tanjakan naga di punclut bikin mobil mogok
Foto: Wisnu Pradana
Bandung -

Sejumlah kendaraan roda dua maupun roda empat mogok saat melintasi Jalan Punclut, jalur alternatif menuju kawasan wisata Lembang dari arah Bandung, Sabtu (31/10/2020).

Jalan Punclut menjadi pilihan wisatawan yang ingin berwisata di kawasan tersebut. Ada sejumlah destinasi wisata yang ada di jalur tersebut, yakni Lereng Anteng, D'Didieuland, Sudut Pandang, dan wisata kuliner di kawasan Punclut.

Namun Jalan Punclut menuju Lembang bukan rute yang direkomendasikan untuk dilintasi bagi wisatawan yang membawa kendaraan tak prima dengan penumpang banyak.

Alasannya karena keberadaan tanjakan naga. Tanjakan sepanjang 200 meter di Jalan Punclut memberikan tantangan tersendiri bagi pengendara karena jalurnya yang sempit dan menanjak curam dengan kemiringan lebih dari 30 derajat.

Setiap harinya pasti ada kendaraan roda dua maupun roda empat yang mogok di tengah jalan karena tak kuat menanjak. Akhirnya warga setempat yang berjaga di sekitaran jalan tersebut turun tangan memberikan bantuan mengganjal hingga mendorong mobil dan motor.

"Kalau di sini memang banyak yang enggak kuat nanjak, apalagi kalau baru sekali lewat sini terus kondisi jalan sedang macet. Biasanya pas libur panjang pasti banyak yang mogok," kata Rahman kepada detikcom.

Tanjakan naga di punclut bikin mobil mogokTanjakan naga di punclut bikin mobil mogok Foto: Wisnu Pradana

Selama libur panjang cuti bersama sejak Rabu kemarin, kawasan tersebut ramai dilalui kendaraan wisatawan. Menjelang sore biasanya kendaraan makin ramai hingga menyebabkan kemacetan sepanjang 1 kilometer.

"Di sini siang agak lengang, baru macet lagi sekitar jam 2 siang sampai setelah magrib. Pasti macet parah karena dari Bandung ada yang mau ke Lembang dan dari Lembang mau makan ke Punclut," ceritanya.

Bila kondisi lalulintas mulai menunjukkan tanda-tanda bakal macet, ia bersama warga lainnya bakal siap siaga melakukan pengganjalan kendaraan yang tak kuat menanjak. Tak jarang ada kendaraan yang mundur hingga menabrak kendaraan di belakangnya.

"Kalau yang mogok biasanya langsung kita ganjal, terus penumpang disuruh turun dulu terus kita bantu dorong biar maju lagi. Kita enggak mau minta uang ke pengendara, karena niatnya membantu. Tapi kalau ada yang ngasih ya diterima," bebernya.

Kasatlantas Polres Cimahi AKP Susanti Samaniah menyebut jalur alternatif Punclut menuju Lembang maupun sebaliknya tidak disarankan dilalui kendaraan berukuran besar. Kendaraan minibus pun diminta berhati-hati saat melintas.

"Memang jalurnya sempit dan curam juga, jadi perlu kehati-hatian dari pengendara. Kita apresiasi warga yang membantu mendorong dan mengganjal," katanya.

(ern/ern)