Sungai Cipanje Sukabumi Meluap Rendam Sawah dan Pemukiman

Syahdan Alamsyah - detikNews
Senin, 26 Okt 2020 21:21 WIB
Rumah dan sawah di Sukabumi terendam luapan sungai Cipanje
Rumah dan sawah di Sukabumi terendam luapan sungai Cipanje (Foto: Istimewa)
Sukabumi -

Sungai Cipanje meluap dan merendam rumah penduduk dan puluhan hektar sawah di Desa Buni Asih, Kecamatan Tegalbuleued, Kabupaten Sukabumi. Sungai meluap setelah hujan deras yang terjadi sejak siang hingga sore ini.

Informasi yang diberikan anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kecamatan Tegalbuleud Ramdhan Arif Firmansyah, tidak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut. Menurutnya ada sekitar 10 rumah warga yang terendam luapan air.

"Banjir ini, bermula saat wilayah ini diguyur hujan deras. Memang sudah sering terjadi banjir musiman saat air sungai meluap masuk ke laut melalui Muara Cibuni yang juga pasang sehingga aliran sungai ke laut tertahan oleh pasang," jelas Arif kepada wartawan, Senin (26/10/2020).

Akibat kondisi itu, arus sungai kembali ke muara Cibuni dan meluap merendam pemukiman penduduk dan lahan pesawahan seluas kurang lebig 30 hektar. Selain itu, rendaman air juga memutus akses lintasan warga dari sejumlah perkampungan mulai dari Kampung Puncak Kadongdong, Cidadap dan Kampung Citapen tidak bisa melintas ke daerah Sukamaju Desa Buniasih, Kecamatan Tegalbuleud.

"Pusat banjir berada di daerah Cipaten. Sementara untuk ketinggian air mulai dari lutut orang dewasa sampai hingga leher orang dewasa," ujarnya.

Saat ini kondisi banjir, sambung Ramdhan, air sudah kembali surut. Meski warga tidak ada yang dilakukan evakuasi karena rumah warga hanya terendam sedikit, namun ia bersama pemerintah setempat tetap siaga dan waspada untuk mengantisipasi bencana banjir susulan. Terlebih lagi, saat ini tengah memasuki musim hujan.

"Kita masih berada di lapangan dan memantau kondisi air. Untuk jumlah kerugian belum kita ketahui, karena kita masih fokus dalam penanganan mitigasi bencana," pungkasnya.

(sya/mud)